Kemenag Kawal Ketat Materi Buku Pendidikan Agama di 48 Penerbit, Ini Alasannya
Selasa, 27 Juni 2023 - 02:22 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, program pendampingan ini bertujuan agar revisi yang dilakukan dapat mencapai hasil maksimal sesuai arahan dan masukan dari para penilai buku.
Baca juga: Inovasi Keren! Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Nafsu Makan Ikan
Pendampingan ini, lanjutnya, menjadi inovasi dalam layanan Penilaian Buku Pendidikan Agama (PBPA) yang selama ini telah dilaksanakan LKKMO.
“Terobosan ini melibatkan 21 supervisor dan 26 verifikator dari kegiatan PBPA 2023. Mereka bertugas untuk melakukan pendampingan pada 48 penerbit yang berada di 15 kota dan 6 provinsi,” terangnya.
Kapus Arskal berharap agar penerbit dan masyarakat dapat melakukan revisi buku hasil penilaian oleh para penilai dengan maksimal.
Baca juga: Inovasi Keren! Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Nafsu Makan Ikan
Pendampingan ini, lanjutnya, menjadi inovasi dalam layanan Penilaian Buku Pendidikan Agama (PBPA) yang selama ini telah dilaksanakan LKKMO.
“Terobosan ini melibatkan 21 supervisor dan 26 verifikator dari kegiatan PBPA 2023. Mereka bertugas untuk melakukan pendampingan pada 48 penerbit yang berada di 15 kota dan 6 provinsi,” terangnya.
Kapus Arskal berharap agar penerbit dan masyarakat dapat melakukan revisi buku hasil penilaian oleh para penilai dengan maksimal.
Lihat Juga :