Aktif di Gerakan Sosial, Mahasiwa ITS Ini Raih Beasiswa yang Digagas Barack Obama
Jum'at, 30 Juni 2023 - 08:30 WIB
loading...
Mahasiswa ITS Muhammad Haikal Pramono. Foto/ITS.
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa ITS Muhammad Haikal Pramono meraih beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship (AFP) 2023 di Amerika Serikat. Berikut ini kisahnya.
Muhammad Haikal Pramono adalah mahasiswa Departemen Perencanaan dan Wilayah Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berkomitmen melalui gerakan sosial di bidang pendidikan.
Hal ini pula yang mengantarkan mahasiswa asal Jakarta tersebut menjadi salah satu penerima beasiswa YSEALI Academic Fellowship (AFP) 2023 di Amerika Serikat.
YSEALI merupakan beasiswa fully funded atau dibiayai sepenuhnya yang dicetuskan oleh mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama pada 2013.
Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi delapan pemuda-pemudi terpilih di negara di Asia Tenggara untuk bertukar pengalaman dalam hal profesionalitas dan kepemimpinan.
Baca juga: Kemendikbudristek Salurkan Beasiswa untuk Anak Korban Pelanggaran HAM di Aceh
Haikal ini mengungkapkan, tujuannya mengikuti program YSEALI AFP adalah untuk memotivasi orang lain bahwa kegiatan volunteer tidak sekadar kegiatan sosial biasa, melainkan terdapat wadah untuk mengapresiasi hal tersebut.
“Melalui program YSEALI inilah generasi muda diapresiasi atas komitmennya dalam memberikan gerakan dan dampak positif bagi lingkungan sosialnya,” katanya, dikutip dari laman ITS, Jumat (30/6/2023).
Muhammad Haikal Pramono adalah mahasiswa Departemen Perencanaan dan Wilayah Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berkomitmen melalui gerakan sosial di bidang pendidikan.
Hal ini pula yang mengantarkan mahasiswa asal Jakarta tersebut menjadi salah satu penerima beasiswa YSEALI Academic Fellowship (AFP) 2023 di Amerika Serikat.
YSEALI merupakan beasiswa fully funded atau dibiayai sepenuhnya yang dicetuskan oleh mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama pada 2013.
Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi delapan pemuda-pemudi terpilih di negara di Asia Tenggara untuk bertukar pengalaman dalam hal profesionalitas dan kepemimpinan.
Baca juga: Kemendikbudristek Salurkan Beasiswa untuk Anak Korban Pelanggaran HAM di Aceh
Haikal ini mengungkapkan, tujuannya mengikuti program YSEALI AFP adalah untuk memotivasi orang lain bahwa kegiatan volunteer tidak sekadar kegiatan sosial biasa, melainkan terdapat wadah untuk mengapresiasi hal tersebut.
“Melalui program YSEALI inilah generasi muda diapresiasi atas komitmennya dalam memberikan gerakan dan dampak positif bagi lingkungan sosialnya,” katanya, dikutip dari laman ITS, Jumat (30/6/2023).
Lihat Juga :