Kisah Mahasiswa Termuda Unair Diterima di Imperial College London, Universitas Terbaik Dunia
Kamis, 13 Juli 2023 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Setelah melewati proses panjang, Zamzam pun berlabuh ke bidang Cardiovascular Healthcare. Ini juga bidang yang dia pilih karena dia telah tertarik dengan ilmu kardiovaskular sejak berkuliah.
Selain itu, ia juga melihat bahwa ilmu tentang jantung ini sebagai salah satu ilmu yang sangat penting bagi kehidupan manusia. “Sejak pertama kali bertemu dengan ilmu kardiovaskular waktu kuliah, aku langsung jatuh hati," katanya.
"Dalam ilmu kardiologi ini everything can be explained. Jadi, aku suka dengan cara berpikirnya yang analitik. Selain itu, ilmu ini sangatlah relevan bagi kehidupan manusia. Orang yang jantungnya sehat Insya Allah seluruh tubuhnya juga sehat,” ujarnya.
Keinginan untuk berkontribusi pada bangsa dan negara semakin memantapkan keputusannya untuk menempuh studi lanjut. Zamzam bercerita, keinginan itu muncul berawal dari pengalamannya ketika terjun langsung di masyarakat saat ia menemui sejumlah hambatan khususnya dalam penanganan penyakit kardiovaskular.
“Saat aku jaga di puskesmas, aku bertemu dengan pasien kegawatdaruratan jantung. Karena keterbatasan, pasien nggak diberikan treatment sesuai standar, kondisi memburuk, sehingga dirujuk dalam kondisi tidak stabil," terangnya.
Baca juga: Kisah Arifin, Anak Korban Tsunami Aceh yang Tembus Prodi HI UGM dan Ingin Jadi Diplomat
"Di situ aku menyadari bahwa ada gap antara tatalaksana sesuai panduan dengan realita, mulai dari segi obat-obatan, peralatan, SDM, dan sistem rujukan,” jelas awardee beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) itu.
Selain itu, ia juga melihat bahwa ilmu tentang jantung ini sebagai salah satu ilmu yang sangat penting bagi kehidupan manusia. “Sejak pertama kali bertemu dengan ilmu kardiovaskular waktu kuliah, aku langsung jatuh hati," katanya.
"Dalam ilmu kardiologi ini everything can be explained. Jadi, aku suka dengan cara berpikirnya yang analitik. Selain itu, ilmu ini sangatlah relevan bagi kehidupan manusia. Orang yang jantungnya sehat Insya Allah seluruh tubuhnya juga sehat,” ujarnya.
Ingin Membuat Terobosan untuk Atasi Penyakit Jantung
Keinginan untuk berkontribusi pada bangsa dan negara semakin memantapkan keputusannya untuk menempuh studi lanjut. Zamzam bercerita, keinginan itu muncul berawal dari pengalamannya ketika terjun langsung di masyarakat saat ia menemui sejumlah hambatan khususnya dalam penanganan penyakit kardiovaskular.
“Saat aku jaga di puskesmas, aku bertemu dengan pasien kegawatdaruratan jantung. Karena keterbatasan, pasien nggak diberikan treatment sesuai standar, kondisi memburuk, sehingga dirujuk dalam kondisi tidak stabil," terangnya.
Baca juga: Kisah Arifin, Anak Korban Tsunami Aceh yang Tembus Prodi HI UGM dan Ingin Jadi Diplomat
"Di situ aku menyadari bahwa ada gap antara tatalaksana sesuai panduan dengan realita, mulai dari segi obat-obatan, peralatan, SDM, dan sistem rujukan,” jelas awardee beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) itu.
Lihat Juga :