Tim Mahasiswa ITS Rebut 6 Gelar Juara Internasional di Formula Bharat Pi-EV 2023
Selasa, 08 Agustus 2023 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, mobil rancangan Anargya ITS ini menggunakan teknologi regenerative braking yang mampu memanfaatkan kembali energi yang terbuang untuk mengisi ulang daya baterai kendaraan. Mobil juga dilengkapi sistem monitoring jarak jauh telemetry untuk memantau kondisi mobil secara akurat saat melaju. Guna meningkatkan performa, mobil rancangan Anargya ITS ini juga menambahkan cooling system dan sekring pada internal baterai.
Baca juga: Fokuskan Cybersecurity di Bidang Jasa Keuangan, Cyber University Gaet Universitas Siber Asia
Dalam proses pembuatan mobil secara keseluruhan, menurut Ale, tim Anargya ITS memiliki strategi tersendiri dalam memanajemen tim. Antara lain media marketing, finance, sponsorship, human resource, hingga team structure yang dapat mengontrol kerja tim secara mikro. “Selain itu, dalam procurement atau pengadaan barang, tim kami juga meraih skor tinggi dalam manajemen pengadaan barang, clarity and consistency, dan alokasi anggaran,” beber Ale.
Terakhir, mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut berharap kesuksesan Anargya ITS dalam ajang Pi EV 2023 ini dapat membuat timnya terus belajar dan berkembang. Tak hanya itu, ajang ini juga merupakan batu loncatan Tim Anargya ITS dalam mempersiapkan berbagai perlombaan yang akan diikuti ke depannya. "Khususnya FSAE Japan 2023 yang akan diselenggarakan akhir Agustus nanti," pungkasnya.
Baca juga: Fokuskan Cybersecurity di Bidang Jasa Keuangan, Cyber University Gaet Universitas Siber Asia
Dalam proses pembuatan mobil secara keseluruhan, menurut Ale, tim Anargya ITS memiliki strategi tersendiri dalam memanajemen tim. Antara lain media marketing, finance, sponsorship, human resource, hingga team structure yang dapat mengontrol kerja tim secara mikro. “Selain itu, dalam procurement atau pengadaan barang, tim kami juga meraih skor tinggi dalam manajemen pengadaan barang, clarity and consistency, dan alokasi anggaran,” beber Ale.
Terakhir, mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut berharap kesuksesan Anargya ITS dalam ajang Pi EV 2023 ini dapat membuat timnya terus belajar dan berkembang. Tak hanya itu, ajang ini juga merupakan batu loncatan Tim Anargya ITS dalam mempersiapkan berbagai perlombaan yang akan diikuti ke depannya. "Khususnya FSAE Japan 2023 yang akan diselenggarakan akhir Agustus nanti," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :