Kurangi Beban Administrasi Dosen, Aplikasi SISTER Berbasis Cloud Diluncurkan

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 08:35 WIB
loading...
Kurangi Beban Administrasi...
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam. Foto/Diktiristek.
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi ( Ditjen Diktiristek ) melakukan transformasi dalam pelayanan kepada dosen dengan merilis Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) berbasis cloud. SISTER merupakan aplikasi yang digunakan untuk menyimpan data administrasi layanan dosen.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam mengatakan, SISTER hadir sebagai satu platform untuk seluruh proses karier dosen yang mendukung transformasi birokrasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam rangka mengurangi beban kerja dosen dalam melaksanakan tugas yang bersifat administratif.

Nizam menambahkan aplikasi SISTER berbasis cloud ini hadir dengan berbagai kemudahan akses yang menjadi jawaban dari persoalan kendala sistem aplikasi SISTER terdahulu. Ia mengungkapkan beberapa kali mendapat keluhan sistem down karena dampak dari search demand yang sangat tinggi dan SISTER yang sebelumnya masih berbasis pada server yang ada di kementerian.

Baca juga: Seleksi Nilai Rapor Universitas Pertamina Dibuka hingga 31 Agustus, Tanpa Tes Tulis

"Untuk mengantisipasi ke depannya, kita mengembangkan SISTER berbasis cloud sehingga akses itu akan lebih reliable, aman, secure, dan mudah bagi rekan-rekan sekalian,” kata Guru Besar UGM ini, melalui siaran pers, Jumat (11/8/2023).

Kini dengan sistem informasi berbasis cloud, seluruh data layanan dosen dapat dihimpun secara otomatis dalam satu sistem. Berbeda dengan SISTER versi sebelumnya, data administrasi layanan dosen tidak sinkron antara SISTER perguruan tinggi dan SISTER pusat di Ditjen Diktiristek.

Selama ini, pengisian data yang dilakukan dosen tersimpan di sistem informasi perguruan tinggi masing-masing, kemudian baru diteruskan oleh operator perguruan tinggi ke pusat. Pemisahan sistem informasi ini kerap menyebabkan data tidak tersimpan dengan baik, sehingga menjadi beban bagi dosen karena harus menginput data berulang kali.

SISTER versi cloud menghadirkan tiga keunggulan utama, yaitu platform yang lebih tersentralisasi, sinkronisasi data secara otomatis, dan peningkatan keandalan sistem. Keunggulan tersebut sangat penting dalam meringankan aktivitas layanan dosen, di antaranya Layanan Perubahan Data Dosen (PDD), Layanan Beban Kerja Dosen (BKD), dan Layanan Sertifikasi Dosen (Serdos). Dengan terobosan terbaru ini, tentu dapat meminimalisir beban administrasi dosen dan meningkatkan efisiensi kerja dosen.

Baca juga: Viral Video Curhatan Santri, UIN Walisongo: Katering di Ma’had Permudah Santriwati Baru

Dengan berbagai kemudahan yang dihadirkan dalam terobosan terbaru layanan aplikasi SISTER berbasis cloud ini, Nizam juga menekankan kepada para dosen untuk tetap secara disiplin dan konsisten melakukan update data kinerja.

“Kalau dilakukan mungkin dalam satu semester hanya butuh satu jam untuk mengupdate kinerja dan secara otomatis akan terlink dengan seluruh database di pangkalan data Dikti. Karier itu bisa secara otomatis diapresiasi atau naik jabatan secara berkala,” ujar Nizam.

Lebih lanjut, ia menuturkan perlunya dan pentingnya koordinasi dari berbagai pihak yang terlibat guna merasakan manfaat terbaik dari berbagai keunggulan yang dihadirkan dalam terobosan terbaru aplikasi SISTER berbasis cloud.

“Dengan adanya koordinasi antara operator dari perguruan tinggi dan semua pihak, kita bisa memanfaatkan sistem data teroptimal, baik untuk pengembangan karier individu maupun institusi,” pungkas Nizam.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
Harga 320 Rudal Katyusha...
Harga 320 Rudal Katyusha Hizbullah yang Diluncurkan ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved