Mengenal Spesialis Dokter Gigi dan Pendidikannya, Wajib Tahu!
Selasa, 22 Agustus 2023 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
Tugas Sp.Ort biasanya mendiagnosis masalah-masalah seperti gigi yang terlalu berdesakan, gigi yang saling tumpang tindih, maloklusi (ketidaksesuaian gigitan), serta masalah lain yang berhubungan dengan posisi dan relasi gigi dan rahang termasuk perawatannya.
Spesialis Periodonsia adalah spesialis dalam perawatan jaringan pendukung gigi, seperti gusi dan tulang rahang. Mereka merawat masalah periodontal seperti gusi berdarah, penyakit gusi, dan pembedahan gusi.
Dokter gigi spesialis Periodonsia adalah profesional medis yang mengkhususkan diri dalam bidang periodonti, yang berkaitan dengan kesehatan dan perawatan jaringan penyangga gigi, termasuk gusi dan tulang rahang.
Peran utama seorang Periodontitis adalah untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati penyakit periodontal serta menjaga kesehatan jaringan penyangga gigi.
Baca juga: Gelar Profesional Kedokteran di Indonesia, Ini Cara Mendapatkan dan Rinciannya
Sama seperti Spesialis Ortodonti, Spesialis Periodonsia juga menempuh masa pendidikan selama 5 semester atau 2,5 tahun setelah meraih gelar Drg.
Prosthodontist adalah spesialis dalam pembuatan dan pemasangan gigi palsu (prostesis), baik sebagian maupun penuh. Mereka juga mengatasi masalah seperti restorasi estetis gigi dan rahang.
Tugas utama seorang Prosthodontist melibatkan diagnosis, perencanaan, dan pengelolaan kasus-kasus yang berkaitan dengan gigi yang hilang atau rusak secara struktural. Selain itu pembuatan veneer, perawatan gangguan sendi rahang dan pemasangan implan gigi juga tugas dari seorang dokter Prostodonsia.
Spesialis Prostodonsia ditempuh selama 5 semester atau setara dengan 2,5 tahun setelah meraih gelar Drg.
Sebagai seorang Spesialis Kedokteran Gigi Anak, tugas utamanya meliputi perawatan dan pengelolaan kesehatan gigi dan mulut anak-anak, mulai dari bayi hingga remaja. Hal ini dikarenakan perbedaan susunan gigi anak dan orang dewasa.
Selain itu, seorang ahli pedodonti juga akan mengkaji aspek psikologi dan kepribadian anak agar dapat memahami bagaimana berinteraksi dengan anak saat menjalani pemeriksaan oleh seorang dokter gigi khusus anak, sehingga perawatan yang diberikan dapat optimal dan sesuai.
Pendidikan yang ditempuh untuk meraih gelar SpKGA adalah 5 semester atau setara dengan 2,5 tahun setelah meraih gelar Drg.
3. Spesialis Periodonsia (Sp.Perio)
Spesialis Periodonsia adalah spesialis dalam perawatan jaringan pendukung gigi, seperti gusi dan tulang rahang. Mereka merawat masalah periodontal seperti gusi berdarah, penyakit gusi, dan pembedahan gusi.
Dokter gigi spesialis Periodonsia adalah profesional medis yang mengkhususkan diri dalam bidang periodonti, yang berkaitan dengan kesehatan dan perawatan jaringan penyangga gigi, termasuk gusi dan tulang rahang.
Peran utama seorang Periodontitis adalah untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati penyakit periodontal serta menjaga kesehatan jaringan penyangga gigi.
Baca juga: Gelar Profesional Kedokteran di Indonesia, Ini Cara Mendapatkan dan Rinciannya
Sama seperti Spesialis Ortodonti, Spesialis Periodonsia juga menempuh masa pendidikan selama 5 semester atau 2,5 tahun setelah meraih gelar Drg.
4. Spesialis Prostodonsia (Sp.Pros)
Prosthodontist adalah spesialis dalam pembuatan dan pemasangan gigi palsu (prostesis), baik sebagian maupun penuh. Mereka juga mengatasi masalah seperti restorasi estetis gigi dan rahang.
Tugas utama seorang Prosthodontist melibatkan diagnosis, perencanaan, dan pengelolaan kasus-kasus yang berkaitan dengan gigi yang hilang atau rusak secara struktural. Selain itu pembuatan veneer, perawatan gangguan sendi rahang dan pemasangan implan gigi juga tugas dari seorang dokter Prostodonsia.
Spesialis Prostodonsia ditempuh selama 5 semester atau setara dengan 2,5 tahun setelah meraih gelar Drg.
5. Spesialis Kedokteran Gigi Anak (SpKGA)
Sebagai seorang Spesialis Kedokteran Gigi Anak, tugas utamanya meliputi perawatan dan pengelolaan kesehatan gigi dan mulut anak-anak, mulai dari bayi hingga remaja. Hal ini dikarenakan perbedaan susunan gigi anak dan orang dewasa.
Selain itu, seorang ahli pedodonti juga akan mengkaji aspek psikologi dan kepribadian anak agar dapat memahami bagaimana berinteraksi dengan anak saat menjalani pemeriksaan oleh seorang dokter gigi khusus anak, sehingga perawatan yang diberikan dapat optimal dan sesuai.
Pendidikan yang ditempuh untuk meraih gelar SpKGA adalah 5 semester atau setara dengan 2,5 tahun setelah meraih gelar Drg.
Lihat Juga :