Diikuti Siswa dan Mahasiswa, Unsada Gelar Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat Nasional
Minggu, 03 September 2023 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
"Lomba ini jadi wadah untuk mengembangkan kemampuan dalam kemampuan berbahasa Jepang. Kami yakin pemuda Indonesia akan menjadi duta penghubung dan persahabatan Indonesia dan Jepang akan semakin erat," katanya saat membuka LPBJ ke-18 di Unsada, dalam keterangan resminya, Minggu (3/9/2023).
Ketua I Yayasan Melati Sakura Ismadji Hadisumarto mengatakan, setelah selama masa pandemi Covid-19 LPBJ digelar melalui Zoom maka tahun ini adalah perdana lomba ini digelar langsung di kampus Unsada, Jakarta Timur, Sabtu (2/9/2023).
Dia mengatakan, kemampuan berbahasa asing menjadi penting untuk menapaki dunia kerja masa kini dan masa depan. Tidak hanya bahasa Inggris yang sudah menjadi bahasa internasional namun penguasaan bahasa Jepang juga perlu dikuasai generasi muda.
"Jepang adalah salah satu negara maju yang teknologinya sangat tinggi. Saat ini pun Jepang terbuka untuk tenaga kerja asing. Maka sudah sewajarnya kita mempelajari bahasa Jepang," terangnya.
Ismadji menjelaskan, kemampuan bahasa asing menjadi penting di era globalisasi saat ini ketika kemungkinan untuk bekerja dan menjadi tenaga profesional bisa di negara mana saja.
Baca juga: Bersaing dengan 40 Negara, Sekolah Interkultural Mentari Jakarta Raih Juara Umum di WSC 2023
Ketua I Yayasan Melati Sakura Ismadji Hadisumarto mengatakan, setelah selama masa pandemi Covid-19 LPBJ digelar melalui Zoom maka tahun ini adalah perdana lomba ini digelar langsung di kampus Unsada, Jakarta Timur, Sabtu (2/9/2023).
Dia mengatakan, kemampuan berbahasa asing menjadi penting untuk menapaki dunia kerja masa kini dan masa depan. Tidak hanya bahasa Inggris yang sudah menjadi bahasa internasional namun penguasaan bahasa Jepang juga perlu dikuasai generasi muda.
"Jepang adalah salah satu negara maju yang teknologinya sangat tinggi. Saat ini pun Jepang terbuka untuk tenaga kerja asing. Maka sudah sewajarnya kita mempelajari bahasa Jepang," terangnya.
Ismadji menjelaskan, kemampuan bahasa asing menjadi penting di era globalisasi saat ini ketika kemungkinan untuk bekerja dan menjadi tenaga profesional bisa di negara mana saja.
Baca juga: Bersaing dengan 40 Negara, Sekolah Interkultural Mentari Jakarta Raih Juara Umum di WSC 2023
Lihat Juga :