IPB Punya Superkomputer dengan Teknologi Performa Tertinggi di Indonesia, Apa Gunanya?
Kamis, 07 September 2023 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Kepala ARLab IPB University Dr Irdika Mansur menyampaikan, teknologi NVIDIA DGX A100 merupakan performa komputer tertinggi pertama di Indonesia. Superkomputer ini dapat mempercepat pengembangan model yang kompleks dengan melibatkan data molekuler, mengintegrasikan faktor genotipe dan fenotipe, sehingga dihasilkan analisis yang lebih presisi untuk menghasilkan bibit unggul.
Baca juga: Bagaimana Nasib Akreditasi Kampus yang Lama dengan Terbitnya Aturan Terbaru? Ini Statusnya
Tak hanya itu, NVIDIA DGX A100 dapat memprediksi perubahan cuaca dan iklim yang berpengaruh pada pengelolaan pertanian dan meramalkan perubahan lainnya yang mungkin terjadi di lingkungan agromaritim. “Dengan teknologi maju ini dapat lebih cepat dihasilkan produk-produk inovatif yang akurat dan berkualitas tinggi. Komputasi berkinerja tinggi atau high performance computing (HPC) memungkinkan kita untuk mengolah data yang berukuran besar dan bervariasi, serta mampu melakukan perhitungan atau pemodelan yang kompleks dengan cepat,” ucapnya.
Hingga saat ini, kata dia, ARLab IPB University telah melayani tidak kurang dari 1.000 orang pengguna. Pihaknya selalu mendukung berbagai bentuk kerja sama pengembangan ARLab.
“Saat ini ARLab telah menjalin kerja sama dengan The Korea International Cooperation Agency (Koica) dengan memberikan fasilitas peralatan laboratorium senilai 50 miliar dan saat ini telah ada tiga orang dari ARLab yang magang di Korea Selatan,” pungkas Irdika Mansur.
Baca juga: Bagaimana Nasib Akreditasi Kampus yang Lama dengan Terbitnya Aturan Terbaru? Ini Statusnya
Tak hanya itu, NVIDIA DGX A100 dapat memprediksi perubahan cuaca dan iklim yang berpengaruh pada pengelolaan pertanian dan meramalkan perubahan lainnya yang mungkin terjadi di lingkungan agromaritim. “Dengan teknologi maju ini dapat lebih cepat dihasilkan produk-produk inovatif yang akurat dan berkualitas tinggi. Komputasi berkinerja tinggi atau high performance computing (HPC) memungkinkan kita untuk mengolah data yang berukuran besar dan bervariasi, serta mampu melakukan perhitungan atau pemodelan yang kompleks dengan cepat,” ucapnya.
Hingga saat ini, kata dia, ARLab IPB University telah melayani tidak kurang dari 1.000 orang pengguna. Pihaknya selalu mendukung berbagai bentuk kerja sama pengembangan ARLab.
“Saat ini ARLab telah menjalin kerja sama dengan The Korea International Cooperation Agency (Koica) dengan memberikan fasilitas peralatan laboratorium senilai 50 miliar dan saat ini telah ada tiga orang dari ARLab yang magang di Korea Selatan,” pungkas Irdika Mansur.
(nnz)
Lihat Juga :