Mahasiswa ITS Kembangkan Aplikasi KardiaQ untuk Deteksi Kesehatan Jantung
Jum'at, 08 September 2023 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
PCG adalah rekaman suara yang dihasilkan oleh jantung selama siklus detak jantung. Hasil rekaman tersebut berasal dari suara detakan jantung dan suara-suara tambahan yang dihasilkan oleh aliran darah melalui struktur jantung.
Dari rekaman tersebut, dokter biasanya menganalisis pola bunyi jantung dan mendeteksi masalah jantung. Sementara itu, bacaan grafik sinyal SCG sendiri digunakan untuk mendiagnosis masalah jantung seperti gangguan irama atau kelemahan kontraksi.
Baca juga: Universitas Jember Siap Berlakukan Skripsi Tidak Wajib Lagi Tahun Depan
Setelah meneliti lebih lanjut terkait SCG dan PCG, ungkap lelaki kelahiran 1979 mendapatkan validasi bahwa alat ukur fonokardiografi dan seismokardiometer memanfaatkan sensor akselerometer untuk membaca kondisi jantung manusia.
Akselerometer adalah sensor pengukur perubahan kecepatan suatu objek dalam tiga dimensi berbeda yang akan menghasilkan data tentang gerakan atau getaran yang dialami oleh objek tersebut.
Pada fonokardiograf, akselerometer digunakan untuk membantu mengisolasi dan merekam suara jantung dengan lebih jelas. Sementara itu, akselerometer pada seismokardiometer digunakan untuk mendeteksi getaran yang dihasilkan oleh gerakan jantung.
Dilansir dari situs Alodokter, detak jantung memang mampu menciptakan sensasi getaran di dada kiri terutama saat berbaring.
“Sehingga lebih disarankan pengguna berada dalam posisi terlentang untuk meminimalisir getaran akibat pergerakan tubuh,” papar dosen Departemen Tadris Fisika Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus, Batusangkar.
Dari rekaman tersebut, dokter biasanya menganalisis pola bunyi jantung dan mendeteksi masalah jantung. Sementara itu, bacaan grafik sinyal SCG sendiri digunakan untuk mendiagnosis masalah jantung seperti gangguan irama atau kelemahan kontraksi.
Baca juga: Universitas Jember Siap Berlakukan Skripsi Tidak Wajib Lagi Tahun Depan
Setelah meneliti lebih lanjut terkait SCG dan PCG, ungkap lelaki kelahiran 1979 mendapatkan validasi bahwa alat ukur fonokardiografi dan seismokardiometer memanfaatkan sensor akselerometer untuk membaca kondisi jantung manusia.
Akselerometer adalah sensor pengukur perubahan kecepatan suatu objek dalam tiga dimensi berbeda yang akan menghasilkan data tentang gerakan atau getaran yang dialami oleh objek tersebut.
Pada fonokardiograf, akselerometer digunakan untuk membantu mengisolasi dan merekam suara jantung dengan lebih jelas. Sementara itu, akselerometer pada seismokardiometer digunakan untuk mendeteksi getaran yang dihasilkan oleh gerakan jantung.
Dilansir dari situs Alodokter, detak jantung memang mampu menciptakan sensasi getaran di dada kiri terutama saat berbaring.
“Sehingga lebih disarankan pengguna berada dalam posisi terlentang untuk meminimalisir getaran akibat pergerakan tubuh,” papar dosen Departemen Tadris Fisika Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus, Batusangkar.
Lihat Juga :