Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Cerpen dan Contohnya
Minggu, 24 September 2023 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Momen Kompak Ayah dan Anak Wisuda Bareng dari Jurusan Teknik Elektro ITS
Contohnya, dalam cerpen ”Paman Toms Cabin” karya Harriet Beecher Stowe, tokoh utamanya adalah Uncle Tom, Eva, dan Simon Legree. Penokohan mereka menggambarkan perbedaan sikap terhadap budak serta perjuangan ketiga tokoh tersebut dalam menghadapinya.
Latar adalah unsur intrinsik cerpen yang menggambarkan tempat, waktu, dan suasana saat cerita berlangsung. Unsur ini dapat memengaruhi suasana cerita serta menciptakan latar belakang cerita.
Contohnya, dalam cerpen ”The Lottery” karya Shirley Jackson, memakai latar cerita sebuah desa kecil pada hari yang cerah di musim panas.
Alur adalah jalan cerita. Alur memiliki beberapa tahapan mulai dari konflik, klimaks, dan penyelesaian cerita.
Contohnya, dalam cerpen ”Anak Desa” karya Pramoedya Ananta Toer, konflik pada cerita muncul ketika tokoh utama yang merupakan anak desa dan harus menghadapi tantangan besar di kota.
Gaya penulisan adalah cara penulis dalam menyampaikan cerita, bisa dilihat dari penggunaan bahasa, penggunaan majas, narasi, dialog, dan figur retoris.
Contohnya, dalam cerpen ”The Tell-Tale Hear” karya Edgar Allan Poe, memakai gaya penulisan yang intens sehingga dapat menciptakan suasana yang menegangkan dan mengekspresikan kegilaan pada karakter utama.
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui ceritanya. Amanat berkaitan dengan tema yang dibawakan pada cerita.
Contohnya, dalam cerpen ”Kisah Si Anak Durhaka”, menyampaikan amanat mengenai pentingnya menghormati orang tua dan memiliki rasa kasih sayang terhadap mereka.
Latar belakang penulis adalah faktor-faktor yang memengaruhi penulis dalam menuliskan cerita, seperti sejarah, pengalaman, dan nilai-nilai.
Contohnya, dalam cerpen ”Paman Toms Cabin” karya Harriet Beecher Stowe, tokoh utamanya adalah Uncle Tom, Eva, dan Simon Legree. Penokohan mereka menggambarkan perbedaan sikap terhadap budak serta perjuangan ketiga tokoh tersebut dalam menghadapinya.
4. Latar (Setting)
Latar adalah unsur intrinsik cerpen yang menggambarkan tempat, waktu, dan suasana saat cerita berlangsung. Unsur ini dapat memengaruhi suasana cerita serta menciptakan latar belakang cerita.
Contohnya, dalam cerpen ”The Lottery” karya Shirley Jackson, memakai latar cerita sebuah desa kecil pada hari yang cerah di musim panas.
5. Alur (Plot)
Alur adalah jalan cerita. Alur memiliki beberapa tahapan mulai dari konflik, klimaks, dan penyelesaian cerita.
Contohnya, dalam cerpen ”Anak Desa” karya Pramoedya Ananta Toer, konflik pada cerita muncul ketika tokoh utama yang merupakan anak desa dan harus menghadapi tantangan besar di kota.
6. Gaya Penulisan
Gaya penulisan adalah cara penulis dalam menyampaikan cerita, bisa dilihat dari penggunaan bahasa, penggunaan majas, narasi, dialog, dan figur retoris.
Contohnya, dalam cerpen ”The Tell-Tale Hear” karya Edgar Allan Poe, memakai gaya penulisan yang intens sehingga dapat menciptakan suasana yang menegangkan dan mengekspresikan kegilaan pada karakter utama.
7. Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui ceritanya. Amanat berkaitan dengan tema yang dibawakan pada cerita.
Contohnya, dalam cerpen ”Kisah Si Anak Durhaka”, menyampaikan amanat mengenai pentingnya menghormati orang tua dan memiliki rasa kasih sayang terhadap mereka.
Berikut Unsur Ekstrinsik dalam Cerpen
1. Latar Belakang Penulis
Latar belakang penulis adalah faktor-faktor yang memengaruhi penulis dalam menuliskan cerita, seperti sejarah, pengalaman, dan nilai-nilai.
Lihat Juga :