Tempe Himetan, Inovasi Mahasiswa FKK UMJ Bagi Penderita Diabetes Melitus

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 17:14 WIB
loading...
A A A
Hal ini juga diakui oleh dosen pembimbing Dinta selama meneliti tempe himetan di FKK UMJ yaitu dr. Resna Murti Wibowo. Ia menilai Dinta memiliki potensi dan kemampuan di atas rata-rata mahasiswa FKK UMJ pada umumnya karena tidak hanya fokus menyelesaikan studi tapi juga mengarah untuk menjadi peneliti dan cendekiawan.

Penemuan Dinta ini dinilai Resna sebagai bagian dari jihad karena berupaya membuktikan khasiat sebuah makanan secara ilmiah. “Kalau obat-obatan herbal itu kebanyakan bukti empiris. Target penelitian ini menegakkan secara bukti ilmiah. Pada saat kita membenarkan secara bukti ilmiah, itu jalan jihad,” kata dokter yang tergabung dalam Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Herbal Medis Indonesia (PDHMI).

Baca juga: Perbedaan dan Arti Gelar M.Si vs M.Sc, Benarkah Keduanya Sama?

Berdasarkan hasil penelitian, Resna mengatakan bahwa tempe himetan ini dapat disebut sebagai obat herbal. Sebagaimana konsep obat herbal yaitu apa yang dimakan adalah obat dan obat adalah sesuatu yang dimakan. Maka Resna menyimpulkan tempe himetan sudah terbukti secara obat herbal.

Lebih lanjut, Resna menjelaskan bahwa penelitian ini dapat dilanjutkan untuk menguji kandungan anti kolesterol, anti kanker, dan sebagainya. Selain menjadi makanan yang tergolong dalam struktur gizi, Tempe himetan ini juga sudah dapat dilakukan ekstraksi untuk menjadi obat dan menjadi alternatif obat diabetes melitus tipe 2 yang jauh lebih murah.

Resna menegaskan bahwa penyakit yang basis kerusakannya di pankreas ini memungkinkan juga disebabkan oleh kerusakan di organ lain seperti usus, lambung, otot, saraf maupun ginjal. Dalam teori kedokteran dikenal dengan egregious eleven yaitu sebelas organ yang berperan penting dalam terjadinya hiperglikemia. Oleh karenanya pengobatan pada pengidap diabetes melitus juga bersifat kompleks dan komprehensif dan dianjurkan untuk tidak berfokus pada obat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah emosi, pola makan, aktivitas.

Apabila hanya fokus pada obat, maka biaya pengobatan akan semakin mahal. “Jadi kita cari alternatif lain yang nyaman untuk pasien. Intinya pasien diabetes melitus harus dibuat nyaman. Kita harus bersahabat pada pasien diabetes melitus. Salah satunya dengan makanan seperti tempe himetan ini yang jauh lebih murah dan mudah dikonsumsi,” ungkapnya.

Melalui inovasinya, Dinta meraih prestasi di berbagai ajang perlombaan internasional. Prestasi tersebut yaitu medali emas dalam Internasional Science Invention Fair di Denpasar, medali perak dalam Internasional Young Scientist Innovation Exhibition di Mandarin Malaysia pada 2019.

Dinta juga meraih medali emas dalam Indonesian Invention and Innovation Promotion Association di Taman Mini Jakarta pada 2019 (Special Award from Malaysia), finalis dalam Science Project Award di UNS 2019, medali Perunggu dalam Thailand Inventor’s Day 2023, dan medali emas dalam WSEEC 2023 di Universitas Pancasila Jakarta, Best Poster Award IYSA Grand Award.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Poltekkes Jakarta II...
Poltekkes Jakarta II Edukasi Lansia Diabetes soal Manfaat Gigi Tiruan di Kelurahan Pancoran
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Dari Ruang Kuliah ke...
Dari Ruang Kuliah ke Solusi Nyata: Mahasiswa Rancang Prototipe Inovasi untuk Masyarakat
TurtleSafe Karya Mahasiswa...
TurtleSafe Karya Mahasiswa UNEJ Tembus Forum Internasional
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
Mengapa Penderita Diabetes...
Mengapa Penderita Diabetes Berisiko Alami Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasan Dokter!
Sering Dikira Daki,...
Sering Dikira Daki, Bercak Hitam di Leher Bisa Jadi Tanda Resistensi Insulin
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved