NU Juga Putuskan Tak Ikut POP Kemendikbud Tahun Ini
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Nadiem Sudah Minta Maaf, Muhaimin Minta Muhammadiyah-NU Merespons)
Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga memutuskan untuk tidak ikut menjalankan atau ikut serta dalam POP yang digagas Kemendikbud. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, Muhammadiyah mengapresiasi silaturrahim yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim ke PP Muhammadiyah, serta keputusan mengevaluasi program POP. ”Mendikbud memang sempat menyampaikan permintaan agar Muhammadiyah bisa bergabung dengan program POP,” ujar Abdul Mu’ti, Senin (3/8/2020).
Terkait dengan permintaan tersebut, kata Mu’ti, sesuai hasil rapat bersama PP Muhammadiyah dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Majelis Pendidikan Tinggi dan Litbang (Dikti Litbang), Muhammadiyah memutuskan untuk tetap tidak berperan serta dalam program POP. ”Sekarang ini sekolah/madrasah dan perguruan tinggi sedang fokus penerimaan peserta didik baru dan menangani berbagai masalah akibat pandemi Covid-19,” tuturnya.
Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga memutuskan untuk tidak ikut menjalankan atau ikut serta dalam POP yang digagas Kemendikbud. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, Muhammadiyah mengapresiasi silaturrahim yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim ke PP Muhammadiyah, serta keputusan mengevaluasi program POP. ”Mendikbud memang sempat menyampaikan permintaan agar Muhammadiyah bisa bergabung dengan program POP,” ujar Abdul Mu’ti, Senin (3/8/2020).
Terkait dengan permintaan tersebut, kata Mu’ti, sesuai hasil rapat bersama PP Muhammadiyah dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Majelis Pendidikan Tinggi dan Litbang (Dikti Litbang), Muhammadiyah memutuskan untuk tetap tidak berperan serta dalam program POP. ”Sekarang ini sekolah/madrasah dan perguruan tinggi sedang fokus penerimaan peserta didik baru dan menangani berbagai masalah akibat pandemi Covid-19,” tuturnya.
(muh)
Lihat Juga :