Guru Besar FTUI Kaji Peranan Teknologi Komunikasi Radio Frekuensi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Jum'at, 03 November 2023 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan riset yang yang dilakukan McKinsley Global Institute pada 2020, nilai ekonomi yang dimiliki IoT sangat besar dan terus berkembang. McKinsey memperkirakan bahwa pada 2030, IoT secara global dapat menghasilkan nilai 5,5 hingga USD12,6 triliun termasuk nilai yang ditangkap oleh konsumen dan pelanggan produk dan layanan IoT.
Layanan-layanan seperti perindustrian, kesehatan, perkantoran, smart city hingga smart building menjadi potensial bisnis dari pemanfaatan IoT. Indonesia diestimasikan akan mendapatkan nilai total produktivitas hingga USD120 miliar pada 2025, dengan sektor pendapatan mayoritas dari manufaktur, ritel, transport, mining, agrikultur, telekomunikasi dan media, serta kesehatan, dengan jumlah koneksi device IoT mencapai hingga Rp678 miliar perangkat.
“Selain itu, pengembangan teknologi 5G juga berpotensi meningkatkan PDB Indonesia pada tahun 2030. Perekonomian Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan eksponensial pada 2024,” paparnya.
PDB Indonesia diperkirakan sebesar Rp2,802 triliun pada 2030 dan Rp3,533 triliun pada 2035. Teknologi 5G diprediksi akan memberikan kontribusi sebesar 9,3% terhadap PDB Indonesia pada 2030 dan 9,8% pada 2035.
“Teknologi 5G juga akan meningkatkan keuntungan bagi berbagai sektor, yaitu sektor jasa, sektor manufaktur, serta teknologi digital akan membuka 20–40 juta lapangan pekerjaan baru,” pungkas Gunawan.
Layanan-layanan seperti perindustrian, kesehatan, perkantoran, smart city hingga smart building menjadi potensial bisnis dari pemanfaatan IoT. Indonesia diestimasikan akan mendapatkan nilai total produktivitas hingga USD120 miliar pada 2025, dengan sektor pendapatan mayoritas dari manufaktur, ritel, transport, mining, agrikultur, telekomunikasi dan media, serta kesehatan, dengan jumlah koneksi device IoT mencapai hingga Rp678 miliar perangkat.
“Selain itu, pengembangan teknologi 5G juga berpotensi meningkatkan PDB Indonesia pada tahun 2030. Perekonomian Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan eksponensial pada 2024,” paparnya.
PDB Indonesia diperkirakan sebesar Rp2,802 triliun pada 2030 dan Rp3,533 triliun pada 2035. Teknologi 5G diprediksi akan memberikan kontribusi sebesar 9,3% terhadap PDB Indonesia pada 2030 dan 9,8% pada 2035.
“Teknologi 5G juga akan meningkatkan keuntungan bagi berbagai sektor, yaitu sektor jasa, sektor manufaktur, serta teknologi digital akan membuka 20–40 juta lapangan pekerjaan baru,” pungkas Gunawan.
(wyn)
Lihat Juga :