Stafsus Menag Ajak Aktivis Pers Kampus Kritis dan Junjung Tinggi Profesionalisme

Selasa, 07 November 2023 - 10:37 WIB
loading...
Stafsus Menag Ajak Aktivis...
Stafsus Menag Wibowo Prasetyo mendorong pengelola pers mahasiswa menaati prinsip jurnalisme dalam diskusi di Tangerang Selatan, Senin (6/11/2023) malam. Foto/Ist
A A A
TANGERANG SELATAN - Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Wibowo Prasetyo mendorong para pengelola lembaga pers mahasiswa (LPM) menaati prinsip-prinsip jurnalisme secara komprehensif. Lewat cara itu, para aktivis pers kampus hakikatnya telah mampu melakukan tugas jurnalistik secara profesional.

"Berkaryalah secara profesional meski saat ini statusnya masih jurnalis kampus. Sebab profesionalisme menjadi modal utama menghasil produk jurnalistik yang berkualitas dan bisa diterima baik oleh publik," ujar Wibowo saat menjadi narasumber pada Kopi Darat (Kopdar) Pengelola Media Lembaga Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam untuk Penguatan Moderasi Beragama di Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (6/11/2023) malam dalam keterangan resminya, Selasa (7/11/2023).

Menurut Wibowo, di antara ciri kerja-kerja jurnalistik yang profesional adalah mampu bersikap kritis ketika melihat ketidakadilan atau penyimpangan. Di internal kampus, sikap kritis ini pun, tandas Wibowo, perlu terus dijaga karena menjadi pintu untuk melakukan perbaikan layanan, pengajaran dan sebagainya.

Baca juga: AJI: Pers Mahasiswa Tidak Boleh Dihalangi saat Laksanakan Tugasnya

Namun sikap kritis ini tidak cukup. Agar produk karya jurnalistik tidak menyalahi standar, juga harus berbasis kondisi faktual. Selain itu, peliputan harus dilengkapi dengan konfirmasi agar tercipta informasi yang lengkap sekaligus berimbang (cover both side).

"Teman-teman pers kampus harus jeli. Jika melihat yang bengkok ya harus diluruskan. Tapi harus komprehensif dan hormati asas praduga tak bersalah. Makanya perlu ada konfirmasi, jangan sebar hoaks, jangan justru media menjadi penyebar ujaran kebencian seperti kepada rektor, dosen dan sebagainya," terang.

Agar mampu bekerja dengan baik, Wibowo meminta para aktivis pers kampus untuk menaati prinsip-prinsip maupun kaidah jurnalistik sebagaimana telah diratur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers maupun Kode Etik Jurnalistik. Lewat cara itu, pers kampus sejatinya berlatih menjadi jurnalis yang bertanggung jawab.

"Intinya jangan diam ketika melihat ketidakberesan di kampus. Namun harus patuh pada kaidah. Termasuk melengkapi pemberitaan dengan tiga narasumber ketika mengangkat isu yang dianggap polemik atau penyimpangan sebagai langkah konfirmasi. Jangan asal berbasis viral semata," jelasnya.

Wibowo meminta para pengelola pers kampus untuk berlatih secara sungguh-sungguh dengan menghasilkan karya jurnalistik terbaik. Menurutnya, pers kampus sangat strategis sebagai pintu pembuka lapangan pekerjaan ke depan yang bernilai tinggi seperti menjadi jurnalis profesional, konsultan atau ahli komunikasi publik.

Fitriani, salah satu peserta dari IAIN Manado mengatakan, kopdar pengelola LPM sangat bermanfaat karena menjadi ajang memperkaya pengetahuan jurnalistik. Di antara ilmu yang berharga adalah pentingnya pers kampus berhati-hati dalam membuat konten agar tidak menyebarkan informasi hoaks atau fitnah lantaran tidak melakukan konfirmasi.

"Kami di Manado sudah melakukan kerja sama dengan AJI, misalnya. Dan ini penting jika pengelola pers kampus memiliki kesadaran bersama," tukasnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Pijar Foundation dan...
Pijar Foundation dan Unand Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Kemendiktisaintek Rilis...
Kemendiktisaintek Rilis Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal Kampus, Apa Isinya?
Malaysia Ajak Mahasiswa...
Malaysia Ajak Mahasiswa Indonesia Perkuat Riset dan Pendidikan Pascasarjana
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Rekomendasi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved