Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Jurusan Pendidikan VS Ilmu Murni
Selasa, 28 November 2023 - 08:33 WIB
loading...
Perbedaan jurusan Pendidikan dan Ilmu Murni. Mulai dari tujuan hingga gelar dan prospek kariernya. Foto/Untar.
A
A
A
JAKARTA - Jurusan Ilmu Pendidikan dengan Ilmu Murni itu sama atau tidak akan dijelaskan di artikel ini. Mulai dari mata kuliah , gelar yang akan didapat, hingga peluang kerja jurusan kuliah keduanya.
Jurusan kuliah Ilmu Pendidikan dengan Ilmu Murni secara garis besar tidak jauh berbeda. Misalnya jurusan Pendidikan Fisika dengan Ilmu Fisika atau jurusan Ilmu Sosiologi dengan Pendidikan Sosiologi. Namun rupanya ada sejumlah faktor pembeda.
Mulai dari alasan jurusan tujuan pendidikannya, ragam mata kuliahnya, gelar setelah lulus, hingga apa saja peluang kariernya. Dikutip dari laman Brain Academy, berikut ini ulasannya.
Calon mahasiswa perlu tahu bahwa jurusan Ilmu Murni biasanya terfokus pada ilmu itu sendiri. Lulusannya diharapkan bisa mengembangkan dan menerapkannya di kehidupan, sesuai dengan sifat ilmu itu sendiri yang selalu berkembang.
Baca juga: 3 Jurusan Sekolah Kedinasan STIS, Lengkap dengan Prospek Cemerlang bagi Lulusannya
Setiap perguruan tinggi mempunyai badan risetnya sendiri untuk mengembangkan ilmunya. Biasanya, jurusan ilmu murni akan mendapatkan mata kuliah pilihan biar lebih fokus kepada cabang ilmu tertentu. Istilahnya adalah ilmu terapannya.
Lalu bagaimana dengan jurusan Pendidikan? Selain untuk menguasai ilmu murninya, lulusan Pendidikan juga diharapkan bisa menyelenggarakan pembelajaran atau mengajarkan ilmu tersebut baik formal maupun informal.
Jadi, jurusan Pendidikan tidak hanya terfokus pada teori dan praktek ilmu itu sendiri, tapi juga bagaimana cara mengajarkannya.
Mahasiswa Ilmu Murni akan mempelajari ilmu secara keseluruhan. Pada tahun-tahun awal, mahasiswa akan diajarkan ilmu itu dari hal mendasarnya. Lalu masuk tahun-tahun akhir, biasanya akan lebih spesifik berdasarkan minat atau fokus studi. Misalnya, jurusan Fisika ada peminatan Fisika Material, Fisika Komputasi, Fisika Bumi, dan lainnya.
Sementara jurusan Pendidikan, selain terdapat mata kuliah dasar-dasar ilmu murni itu, ada juga mata kuliah tentang pendidikan. Jika dipersentasekan 1:4 dibandingkan ilmu murninya, jadi bisa disimpulkan kalau mata kuliah pendidikannya lebih banyak.
Antara lain, tentang strategi pengajaran, evaluasi, psikologi peserta didik, teknik komunikasi media, dan sebagainya.
Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau magang jurusan ilmu murni, biasanya PKL yang dimaksudkan untuk belajar menerapkan ilmu yang mereka pelajari langsung di masyarakat melalui pelayanan dan sebagainya.
Jurusan kuliah Ilmu Pendidikan dengan Ilmu Murni secara garis besar tidak jauh berbeda. Misalnya jurusan Pendidikan Fisika dengan Ilmu Fisika atau jurusan Ilmu Sosiologi dengan Pendidikan Sosiologi. Namun rupanya ada sejumlah faktor pembeda.
Mulai dari alasan jurusan tujuan pendidikannya, ragam mata kuliahnya, gelar setelah lulus, hingga apa saja peluang kariernya. Dikutip dari laman Brain Academy, berikut ini ulasannya.
Perbedaan Jurusan Pendidikan dan Ilmu Murni
Tujuan
Calon mahasiswa perlu tahu bahwa jurusan Ilmu Murni biasanya terfokus pada ilmu itu sendiri. Lulusannya diharapkan bisa mengembangkan dan menerapkannya di kehidupan, sesuai dengan sifat ilmu itu sendiri yang selalu berkembang.
Baca juga: 3 Jurusan Sekolah Kedinasan STIS, Lengkap dengan Prospek Cemerlang bagi Lulusannya
Setiap perguruan tinggi mempunyai badan risetnya sendiri untuk mengembangkan ilmunya. Biasanya, jurusan ilmu murni akan mendapatkan mata kuliah pilihan biar lebih fokus kepada cabang ilmu tertentu. Istilahnya adalah ilmu terapannya.
Lalu bagaimana dengan jurusan Pendidikan? Selain untuk menguasai ilmu murninya, lulusan Pendidikan juga diharapkan bisa menyelenggarakan pembelajaran atau mengajarkan ilmu tersebut baik formal maupun informal.
Jadi, jurusan Pendidikan tidak hanya terfokus pada teori dan praktek ilmu itu sendiri, tapi juga bagaimana cara mengajarkannya.
Mata Kuliah
Mahasiswa Ilmu Murni akan mempelajari ilmu secara keseluruhan. Pada tahun-tahun awal, mahasiswa akan diajarkan ilmu itu dari hal mendasarnya. Lalu masuk tahun-tahun akhir, biasanya akan lebih spesifik berdasarkan minat atau fokus studi. Misalnya, jurusan Fisika ada peminatan Fisika Material, Fisika Komputasi, Fisika Bumi, dan lainnya.
Sementara jurusan Pendidikan, selain terdapat mata kuliah dasar-dasar ilmu murni itu, ada juga mata kuliah tentang pendidikan. Jika dipersentasekan 1:4 dibandingkan ilmu murninya, jadi bisa disimpulkan kalau mata kuliah pendidikannya lebih banyak.
Antara lain, tentang strategi pengajaran, evaluasi, psikologi peserta didik, teknik komunikasi media, dan sebagainya.
Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau magang jurusan ilmu murni, biasanya PKL yang dimaksudkan untuk belajar menerapkan ilmu yang mereka pelajari langsung di masyarakat melalui pelayanan dan sebagainya.
Lihat Juga :