Tingkatkan Kegemaran Membaca, Perpusnas akan Sebar Buku ke 10 Ribu Perpustakaan dan TBM
Kamis, 18 Januari 2024 - 15:44 WIB
loading...
RDP Perpusnas dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR). Foto/Perpusnas.
A
A
A
JAKARTA - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ( Perpusnas ) akan menyalurkan buku untuk 10 ribu perpustakaan desa, kelurahan, dan taman baca masyarakat (TBM). Buku disebar sebagai langkah lanjutan untuk meningkatkan kegemaran membaca masyarakat.
Pada 2023, nilai tingkat kegemaran membaca naik mencapai 66,77 atau naik sebesar 3,19 dari tahun 2022 yang mencapai 63,58.
“Ini adalah program baru yang sedang kami olah, dan kita inisiasi agar di tahap awal diharapkan bisa menjangkau hingga 10 ribu perpustakaan desa, kelurahan, dan taman baca masyarakat yang masing-masing kita salurkan sekitar seribu judul buku,” ungkap pelaksana tugas (Plt.) Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz, melalui siaran pers, Kamis (18/1/2024).
Pernyataan ini ia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) di Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/1/2024).
Baca juga: Tingkatkan Budaya Baca, Perpusnas Perkuat Aplikasi Digital
Melalui program ini, jelasnya, diharapkan kekurangan buku di tengah masyarakat dapat diatasi. “Karena sebenarnya bukan minat baca masyarakat yang rendah, tapi memang ketersediaan bahan bacaan bagi mereka yang belum bisa dipenuhi,” imbuhnya.
Pada 2023, nilai tingkat kegemaran membaca naik mencapai 66,77 atau naik sebesar 3,19 dari tahun 2022 yang mencapai 63,58.
“Ini adalah program baru yang sedang kami olah, dan kita inisiasi agar di tahap awal diharapkan bisa menjangkau hingga 10 ribu perpustakaan desa, kelurahan, dan taman baca masyarakat yang masing-masing kita salurkan sekitar seribu judul buku,” ungkap pelaksana tugas (Plt.) Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz, melalui siaran pers, Kamis (18/1/2024).
Pernyataan ini ia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) di Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/1/2024).
Baca juga: Tingkatkan Budaya Baca, Perpusnas Perkuat Aplikasi Digital
Melalui program ini, jelasnya, diharapkan kekurangan buku di tengah masyarakat dapat diatasi. “Karena sebenarnya bukan minat baca masyarakat yang rendah, tapi memang ketersediaan bahan bacaan bagi mereka yang belum bisa dipenuhi,” imbuhnya.
Lihat Juga :