Pembukaan Sekolah di Zona Kuning, KPAI: Tanpa Persiapan Akan Membahayakan

Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:43 WIB
loading...
Pembukaan Sekolah di...
KPAI sebut pembukaan sekolah di zona kuning apabila tanpa persiapan yang komprehensif akan membahayakan keselamatan dan kesehatan anak-anak, guru, dan tenaga kependidikan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengizinkan daerah berstatus zona kuning bisa membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan tanpa persiapan yang komprehensif akan membahayakan keselamatan dan kesehatan anak-anak, guru, dan tenaga kependidikan.

Berdasarkan penelusuran KPAI, ada satu siswa yang terinfeksi Covid-19 di Kota Tegal. Padahal, saat itu Tegal merupakan zona hijau. Kasus-kasus Covid-19 juga terjadi di beberapa pesantren di Ponorogo, Kota Tangerang, Wonogiri, Pati, dan Agam. (Baca juga: KPAI Sayangkan Pemerintah Buka Sekolah di Zona Kuning)

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengungkap ada delapan guru dan 14 pelajar di Kalimantan Barat terindikasi terinfeksi Covid-19. Itu terdeteksi dari pemeriksaan rapid test yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka membuka sekolah tatap muka. Retno menegaskan pengetesan itu penting untuk mencegah penularan virus Sars Cov-II di lingkungan sekolah. Kasus-kasus itu menunjukkan pembukaan sekolah tanpa persiapan yang jelas dan terukur akan sangat membahayakan kesehatan nyawa anak-anak, guru, dan tenaga kependidikan.

“KPAI mendorong penyiapannya tidak hanya urusan infrastruktur, seperti wastafel, sabun, disinfektan, dan lain-lain. Namun, juga perlu menyiapkan kormalan baru saat pembelajaran tatap muka dilakukan,” kata Retno melalui keterangan tertulis, Rabu (12/8/2020). (Baca juga: Sekolah di Zona Kuning Harus Menenangkan)

KPAI menemukan sekolah yang membuka pembelajaran tatap muka di zona hijau tidak mengisi daftar periksa di aplikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hal ini perlu menjadi perhatian Inspektorat Kemendikbud dan daerah untuk memastikan anak-anak terlindungi saat pembelajaran tatap muka. Retno menjelaskan persiapan sekolah yang tidak maksimal dan memenuhi protokol Covid-19 akan berpotensi membahayakan keselamatan dan kesehatan anak-anak. Kepercayaan dan keberanian orang tua untuk melepas anaknya belajar tatap muka sangat bergantung pada persiapan konsep regulasi dan praktek nyata.

“Anak menjadi cerdas atau memiliki kompetensi akademik di saat pandemi Covid-19 adalah tujuan akhir dari rencana membuka sekolah. Target pertama dan utama sebagai skala prioritas pembukaan sekolah adalah penjagaan anak agar tetap sehat,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
Relawan Perempuan Astra...
Relawan Perempuan Astra Perkuat Kualitas Pendidikan di Sumba Timur
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Rekomendasi
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved