5 Tips Perbesar Peluang Lolos Prodi Pilihan Pertama di SNBP, Ini Kuncinya
Selasa, 06 Februari 2024 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mau Daftar SNBP 2024? Ketahui Aturan Memilih Jurusan Kuliah Berikut Ini
Tingkat keketatan adalah perbandingan jumlah kuota dan jumlah siswa yang melamar jurusan. Semakin kecil angka keketatan menunjukkan keketatan penerimaan mahasiswa yang makin tinggi. Misalnya, Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB) punya angka keketatan kurang dari 5 persen. Sementara fakultas lain 5 - 10 persen.
Jadi, cara memilih jurusan pilihan pertama ialah jurusan dengan tingkat keketatan tinggi baru pada pilihan kedua adalah jurusan tingkat keketatan rendah.
Sejak tahun 2023, siswa bisa lintas jurusan di SNBP maupun SNBT. Tahun ini pun juga berlaku aturan yang sama. Kalau ingin lolos jurusan pilihan pertama tetapi kamu ingin lintas jurusan, harus memperhatikan nilai rapor semester 1-5 dan mata pelajaran pendukung.
Mata pelajaran pendukung adalah mata pelajaran yang linier dengan bidang studi atau prodi saat kuliah. Aturan ini diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi republik Indonesia nomor 345/M/2022 Tentang mata Pelajaran Pendukung Program Studi Dalam SNBP.
Meski di SNBP 2024 bisa memilih maksimal dua prodi, tetapi ada ketentuan yang harus dipatuhi. Dalam laman SNPMB, ada aturan memilih prodi seperti berikut ini:
a. Setiap siswa yang eligible diizinkan memilih Prodi di PTN Akademik, PTN Vokasi, dan/atau PTKIN.
b. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN.
2. Cek tingkat keketatan
Tingkat keketatan adalah perbandingan jumlah kuota dan jumlah siswa yang melamar jurusan. Semakin kecil angka keketatan menunjukkan keketatan penerimaan mahasiswa yang makin tinggi. Misalnya, Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB) punya angka keketatan kurang dari 5 persen. Sementara fakultas lain 5 - 10 persen.
Jadi, cara memilih jurusan pilihan pertama ialah jurusan dengan tingkat keketatan tinggi baru pada pilihan kedua adalah jurusan tingkat keketatan rendah.
3. Rencana lintas jurusan
Sejak tahun 2023, siswa bisa lintas jurusan di SNBP maupun SNBT. Tahun ini pun juga berlaku aturan yang sama. Kalau ingin lolos jurusan pilihan pertama tetapi kamu ingin lintas jurusan, harus memperhatikan nilai rapor semester 1-5 dan mata pelajaran pendukung.
Mata pelajaran pendukung adalah mata pelajaran yang linier dengan bidang studi atau prodi saat kuliah. Aturan ini diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi republik Indonesia nomor 345/M/2022 Tentang mata Pelajaran Pendukung Program Studi Dalam SNBP.
4. Pilihan PTN
Meski di SNBP 2024 bisa memilih maksimal dua prodi, tetapi ada ketentuan yang harus dipatuhi. Dalam laman SNPMB, ada aturan memilih prodi seperti berikut ini:
a. Setiap siswa yang eligible diizinkan memilih Prodi di PTN Akademik, PTN Vokasi, dan/atau PTKIN.
b. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN.
Lihat Juga :