6 Penyebab KIP Kuliah 2023 Molor Cair, Prodi Tidak Terakreditasi Salah Satunya

Jum'at, 08 Maret 2024 - 13:23 WIB
loading...
6 Penyebab KIP Kuliah...
Penyaluran KIP Kuliah 2023 pernah molor. Salah satu penyebabnya adalah prodi tidak terakreditasi. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Penyaluran KIP Kuliah 2023 ternyata pernah molor karena berbagai sebab. Status akreditasi program studi (prodi) pun menjadi salah satu alasan molornya program beasiswa kuliah ini.

Pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp13,9 triliun untuk mendanai hampir satu juta mahasiswa atau secara rinci untuk 985.577 penerima ongoing dan penerima baru.

Baca juga: Kapan Pendaftaran KIP Kuliah untuk SNBT 2024 Dibuka? Simak Infonya Berikut Ini

Menjadi penerima KIP Dikdasmen atau di sekolah adalah salah satu syarat pengajuan KIP Kuliah. Namun pendaftaran juga terbuka untuk siswa yang menjadi peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu siswa yang keluarganya terdata sebagai dalam program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan pemilik Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Baca juga: Sosok Ega Ayu, Peraih KIP Kuliah yang Lulus Cum Laude dari UNY

Jika tahun 2024 mahasiswa penerima KIP Kuliah akan hampir mencapai satu juta penerima, maka pada 2023 lalu Kemendikbudristek hanya membiayai 700 ribu lebih mahasiswa penerima.

Meski KIP Kuliah ini sudah sukses mengantar mahasiswa tidak mampu kuliah di kampus idamannya, namun faktanya penyaluran yang sempat molor masih terjadi di 2023.

Dikutip dari laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Penanggung Jawab Program KIP Kuliah Puslapdik Kemendikbudristek Muni Ika mengungkapkan penyebab KIP Kuliah molor cair pada 2023 lalu.

6 Penyebab KIP Kuliah 2023 Molor Cair

1. Pendataan bermasalah di PDDikti


KIP Kuliah yang penyalurannya terlambat pada 2023 lalu terjadi karena belum terdatanya mahasiswa penerima KIP Kuliah di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Dengan demikian jika datanya tidak masuk di PDDikti maka KIP Kuliah pun tidak bisa dicairkan.

2. Program studi belum terakreditasi


Ternyata salah satu alasan penyaluran KIP Kuliah itu molor karena belum terakreditasinya program studi.

Baca juga: 10 PTN dengan Penerima Pendaftar KIP Kuliah Terbanyak di UTBK-SNBT

Baik itu statusnya sudah kadaluarsa, masih berstatus re-akreditasi, prodi baru, atau prodi up-grading sehingga perguruan tinggi tidak dapat menetapkan mahasiswa penerima KIP Kuliah di prodi tersebut.

3. Kampusnya ditutup, merger, atau berubah bentuk


Apabila suatu perguruan tinggi itu ada yang digabung atau merger, ditutup karena menyalahi peraturan, maupun berubah bentuk maka penyaluran KIP Kuliah pun bisa molor.

4. Data NIK tidak valid


Terlambatnya KIP Kuliah yang tidak cair sesuai tanggal adalah karena terhambatnya pembuatan rekening karena data NIK yang tidak valid di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil)

5. Calon penerima bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa ongoing dan pengganti belum terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)


Sistem KIP Kuliah terintegrasi dengan Dapodik Kemendikbudristek. Oleh karena itu, pastikan NIK, NISN, dan NPSN sama dengan yang tercatat di Dapodik.

6. Perhitungan rataan biaya pendidikan dari kampus


Sebagai dasar penyaluran KIP Kuliah itu diperlukan kertas kerja perhitungan rataan Biaya Pendidikan sebelum melakukan penetapan mahasiswa penerima KIP Kuliah sesuai dengan regulasi. Maka jika kampus tidak memasukkan perhitungan itu sudah pasti penyaluran KIP Kuliah bisa molor.

Demikian 6 penyebab KIP Kuliah 2023 molor cair. Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Rekomendasi
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Berita Terkini
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved