Santri Dinilai Berperan Penting dalam Pembangunan Bangsa Indonesia
Sabtu, 23 Maret 2024 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Asrorun, kehidupan santri dan mahasiswa tidak bisa lepas dari politik. Dicontohkan soal kebijakan KIP Kuliah yang merupakan bentuk dari kebijakan politik agar mahasiswa mudah mengakses pendidikan
"Harapannya santri tidak acuh pada politik agar tidak dipolitisasi dan menjadi objeknya. Mahasiswa hadir sebagai watchdog arah politik praktis dan menjadi agent of change," tegasnya.
Selain Asrorun Ni'am, kegiatan dibuka dengan sambutan Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Nizar, M.Ag. dan Ketua Dema UIN Walisongo Bagas Adi Putra.
Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. Nizar, M.Ag menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar besarnya kepada Deputi Kemenpora Prof. Asrorun Ni'am. "Kegiatan ini memahami posisi dan peran santri dalam konteks integrasi bangsa. Dalam Pemilu 2024, ada posisi santri dalam menciptakan kedamaian,” ujarnya
Nizar menyebut, santri menjadi subjek maupun objek dalam pemilu. Keilmuan dan peran santri dan mahasiswa ke depan dinilai makin strategis.
"Harapannya santri tidak acuh pada politik agar tidak dipolitisasi dan menjadi objeknya. Mahasiswa hadir sebagai watchdog arah politik praktis dan menjadi agent of change," tegasnya.
Selain Asrorun Ni'am, kegiatan dibuka dengan sambutan Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Nizar, M.Ag. dan Ketua Dema UIN Walisongo Bagas Adi Putra.
Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. Nizar, M.Ag menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar besarnya kepada Deputi Kemenpora Prof. Asrorun Ni'am. "Kegiatan ini memahami posisi dan peran santri dalam konteks integrasi bangsa. Dalam Pemilu 2024, ada posisi santri dalam menciptakan kedamaian,” ujarnya
Nizar menyebut, santri menjadi subjek maupun objek dalam pemilu. Keilmuan dan peran santri dan mahasiswa ke depan dinilai makin strategis.
(wyn)
Lihat Juga :