3 Dampak Negatif Jika Pramuka Dihapus dari Ekskul Wajib di Sekolah, Apa Saja?
Kamis, 04 April 2024 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tegaskan Ekstrakurikuler Pramuka Tidak Dihapus, Nadiem: Mohon Tidak Lagi Dibahas
Lebih jauh, apa saja dampak negatif dari ketentuan pramuka dihapus dari ekskul wajib sekolah terjadi? Berikut ini beberapa di antaranya.
Pada satu sisi, pramuka memang memiliki banyak manfaat bagi para siswa yang mengikutinya. Namun, tak bisa dimungkiri juga bahwa ada sebagian lain yang tidak menyukai kegiatan tersebut.
Tak jarang, dulunya banyak siswa yang ikut pramuka secara terpaksa karena diwajibkan oleh pihak sekolah. Dengan segala alasannya, mereka tidak pernah benar-benar berniat untuk mengikuti pramuka.
Terbaru, muncul peraturan baru yang menyebut bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka tidak lagi diwajibkan. Sejalan dengan hal tersebut, para siswa sepertinya akan lebih ogah lagi untuk ikut pramuka ke depannya, karena di satu sisi tidak suka serta tak wajib juga.
Selain pembelajaran harian yang didapat melalui berbagai mata pelajaran, siswa dapat menambah cakupan ilmunya dengan mengikuti kegiatan lain seperti ekstrakurikuler. Misalnya, pramuka.
Mengutip Kemdikbud, pendidikan kepramukaan memiliki tujuan menguatkan proses pendidikan karakter di sekolah. Melalui pramuka, siswa akan dididik menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia, patuh kepada NKRI, menjadi masyarakat yang baik dan berguna, mampu membangun bangsa dan negara, serta memiliki kepedulian terhadap sesama makhluk hidup dan alam lingkungan.
Selain itu, pramuka juga memiliki tiga tujuan utama. Masing-masing adalah nilai atau karakter, kebangsaan, dan kecakapan.
Lebih jauh, apa saja dampak negatif dari ketentuan pramuka dihapus dari ekskul wajib sekolah terjadi? Berikut ini beberapa di antaranya.
Dampak Negatif Pramuka Dihapus dari Ekskul Wajib Sekolah
1. Siswa Semakin Ogah Ikut Pramuka
Pada satu sisi, pramuka memang memiliki banyak manfaat bagi para siswa yang mengikutinya. Namun, tak bisa dimungkiri juga bahwa ada sebagian lain yang tidak menyukai kegiatan tersebut.
Tak jarang, dulunya banyak siswa yang ikut pramuka secara terpaksa karena diwajibkan oleh pihak sekolah. Dengan segala alasannya, mereka tidak pernah benar-benar berniat untuk mengikuti pramuka.
Terbaru, muncul peraturan baru yang menyebut bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka tidak lagi diwajibkan. Sejalan dengan hal tersebut, para siswa sepertinya akan lebih ogah lagi untuk ikut pramuka ke depannya, karena di satu sisi tidak suka serta tak wajib juga.
2. Siswa Kehilangan Salah Satu Sumber Belajarnya
Selain pembelajaran harian yang didapat melalui berbagai mata pelajaran, siswa dapat menambah cakupan ilmunya dengan mengikuti kegiatan lain seperti ekstrakurikuler. Misalnya, pramuka.
Mengutip Kemdikbud, pendidikan kepramukaan memiliki tujuan menguatkan proses pendidikan karakter di sekolah. Melalui pramuka, siswa akan dididik menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia, patuh kepada NKRI, menjadi masyarakat yang baik dan berguna, mampu membangun bangsa dan negara, serta memiliki kepedulian terhadap sesama makhluk hidup dan alam lingkungan.
Selain itu, pramuka juga memiliki tiga tujuan utama. Masing-masing adalah nilai atau karakter, kebangsaan, dan kecakapan.
Lihat Juga :