Selalu Raih IPK Tinggi Tiap Semester, Septi Jadi Wisudawan Terbaik ITS
Jum'at, 19 April 2024 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu terbukti melalui capaian prestasi akademik yang gemilang dengan perolehan IPK yang tinggi tiap semesternya.
“Puji syukur sejak semester pertama selalu masuk nominasi mahasiswa dengan IPK tertinggi,” tuturnya bangga.
Semangatnya tidak terhenti dalam bidang akademik saja, alumnus D3 Statistika Universitas Negeri Padang (UNP) itu juga sempat magang di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Pengalaman magang tersebut menjadi titik awal pemacu semangatnya untuk menempuh karir di dunia statistik, terlebih hal itu sesuai dengan minatnya. “Saat itu ditempatkan di bagian entry data dan validasi sensus penduduk, banyak ilmu dan wawasan baru yang saya dapatkan,” ungkapnya.
Septi mengatakan bahwa pengalaman magang pertamanya menjadi nilai plus baginya untuk mencoba magang di tempat lain. Selanjutnya, ketika di ITS, alumnus SMAN 1 Malang ini juga berkesempatan mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Saat itu, ia berhasil lolos untuk magang di PT Indekstat Konsultan Indonesia sebagai analis riset survei.
Semua pencapaiannya tersebut tidak luput dari komitmennya dalam menekuni studi di ITS. Ia mengaku jenjang karir yang dirajutnya berangkat dari penelitian tugas akhir (TA) yang mengkaji persoalan quality control industri perkebunan. Hal itulah yang membawanya pada posisi kerja saat ini sebagai analis riset di perusahaan tempatnya magang sebelumnya.
Baca juga: Kisah Atla, Mantan Ajudan Ridwan Kamil Wisudawan Terbaik UB dengan IPK 3,93
“Puji syukur sejak semester pertama selalu masuk nominasi mahasiswa dengan IPK tertinggi,” tuturnya bangga.
Semangatnya tidak terhenti dalam bidang akademik saja, alumnus D3 Statistika Universitas Negeri Padang (UNP) itu juga sempat magang di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Pengalaman magang tersebut menjadi titik awal pemacu semangatnya untuk menempuh karir di dunia statistik, terlebih hal itu sesuai dengan minatnya. “Saat itu ditempatkan di bagian entry data dan validasi sensus penduduk, banyak ilmu dan wawasan baru yang saya dapatkan,” ungkapnya.
Septi mengatakan bahwa pengalaman magang pertamanya menjadi nilai plus baginya untuk mencoba magang di tempat lain. Selanjutnya, ketika di ITS, alumnus SMAN 1 Malang ini juga berkesempatan mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Saat itu, ia berhasil lolos untuk magang di PT Indekstat Konsultan Indonesia sebagai analis riset survei.
Semua pencapaiannya tersebut tidak luput dari komitmennya dalam menekuni studi di ITS. Ia mengaku jenjang karir yang dirajutnya berangkat dari penelitian tugas akhir (TA) yang mengkaji persoalan quality control industri perkebunan. Hal itulah yang membawanya pada posisi kerja saat ini sebagai analis riset di perusahaan tempatnya magang sebelumnya.
Baca juga: Kisah Atla, Mantan Ajudan Ridwan Kamil Wisudawan Terbaik UB dengan IPK 3,93
Lihat Juga :