Sambut HUT RI, UI Bentangkan Bendera Raksasa di Gedung Rektorat
Selasa, 18 Agustus 2020 - 05:22 WIB
loading...
A
A
A
“Pada 2018, kami melakukan pengibaran bendera di udara di atas Pegunungan Arfak. Kemudian, pada 2017, Mapala UI mengibarkan bendera di puncak Tebing Puruk Sandukui, Kalimantan Tengah dan Gua Hatusaka, Maluku. Tahun ini, karena situasi pandemi, kami terpaksa untuk menunda bergiat di alam, sehingga saat memperoleh tawaran ini, kami sangat bersemangat dan mendukung sepenuhnya,” katanya, Senin (17/8). (Baca juga: Di Tengah Pandemi, Ini Sejumlah Torehan Prestasi Mahasiswa UI )
Dia menuturkan, Tim Mapala UI telah berpengalaman melakukan ekspedisi ke gua vertikal di Indonesia. Saya sendiri telah menjelajahi Gua Grubug dengan ketinggian lebih kurang 90 meter, sedangkan ketinggian gedung Rektorat UI hanya berkisar 48 meter.
“Saya sangat bersemangat melakukan aksi ini karena selain membutuhkan keberanian, diperlukan pula strategi yang matang agar dapat memanfaatkan tenaga, waktu, serta peralatan dengan tepat dan efisien. Selain itu, saya selalu mengingatkan Tim MAPALA UI agar selalu mengutamakan keamanan. Saya bukanlah seorang adrenaline junkie, melainkan safety junkie,” kata Cacul, sapaan akrab Salsabila yang telah lulus sertifikat dari HIKESPI (Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia).
Peringatan HUT Ke-75 RI tahun ini memang terasa sangat berbeda. Biasanya, segenap sivitas akademika UI menggelar upacara bendera dengan hikmat, namun kini hanya bisa memperingati di rumah masing-masing. “Inisiasi UI diharapkan mampu menjadi simbol semarak Hari Kemerdekaan RI di tengah pandemi COVID-19 agar selalu bersemangat, memiliki daya juang, namun tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan,” pungkasnya.
Dia menuturkan, Tim Mapala UI telah berpengalaman melakukan ekspedisi ke gua vertikal di Indonesia. Saya sendiri telah menjelajahi Gua Grubug dengan ketinggian lebih kurang 90 meter, sedangkan ketinggian gedung Rektorat UI hanya berkisar 48 meter.
“Saya sangat bersemangat melakukan aksi ini karena selain membutuhkan keberanian, diperlukan pula strategi yang matang agar dapat memanfaatkan tenaga, waktu, serta peralatan dengan tepat dan efisien. Selain itu, saya selalu mengingatkan Tim MAPALA UI agar selalu mengutamakan keamanan. Saya bukanlah seorang adrenaline junkie, melainkan safety junkie,” kata Cacul, sapaan akrab Salsabila yang telah lulus sertifikat dari HIKESPI (Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia).
Peringatan HUT Ke-75 RI tahun ini memang terasa sangat berbeda. Biasanya, segenap sivitas akademika UI menggelar upacara bendera dengan hikmat, namun kini hanya bisa memperingati di rumah masing-masing. “Inisiasi UI diharapkan mampu menjadi simbol semarak Hari Kemerdekaan RI di tengah pandemi COVID-19 agar selalu bersemangat, memiliki daya juang, namun tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :