Dubes Iran Kuliah Tamu di Presuniv, Paparkan Sejarah Hubungan Dua Negara
Senin, 13 Mei 2024 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Begitulah, meski diwarnai beberapa perbedaan, Iran dan Indonesia sepakat untuk tetap menjalin kerja sama dalam banyak bidang. Salah satu bentuk nyata dari upaya ini adalah saling kunjung presiden dari dua negara tersebut.
Presiden Republik Islam Iran, Seyyed Ebrahim Raisi, berkunjung ke Indonesia pada Mei 2023. Sementara Desember 2016, Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah berkunjung ke Iran. Baca juga: Ulama Syiah Anti-Iran Berpengaruh Moqtada al-Sadr Kembali Berpolitik, Pengaruh Teheran di Irak Akan Melemah?
Rektor Presuniv Handa S Abidin menekankan melalui kuliah tamu kali ini, Presuniv berharap dapat ikut berperan dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Iran melalui diplomasi budaya.
“Dalam bidang budaya, salah satu bentuk kerja sama yang bisa direalisasikan adalah melalui pertukaran mahasiswa. Mahasiswa-mahasiswa dari Iran dapat melanjutkan kuliahnya di Indonesia, termasuk di Presuniv, dan sebaliknya,” katanya.
Dekan Fakultas Humaniora Mohammad Syafi’i Anwar menambahkan kerja sama dalam bidang pendidikan dapat memperkuat fondasi hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Iran. “Ini karena pendidikan memainkan kontribusi yang sangat signifikan dalam pembangunan peradaban umat manusia,” ujarnya.
Presiden Republik Islam Iran, Seyyed Ebrahim Raisi, berkunjung ke Indonesia pada Mei 2023. Sementara Desember 2016, Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah berkunjung ke Iran. Baca juga: Ulama Syiah Anti-Iran Berpengaruh Moqtada al-Sadr Kembali Berpolitik, Pengaruh Teheran di Irak Akan Melemah?
Rektor Presuniv Handa S Abidin menekankan melalui kuliah tamu kali ini, Presuniv berharap dapat ikut berperan dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Iran melalui diplomasi budaya.
“Dalam bidang budaya, salah satu bentuk kerja sama yang bisa direalisasikan adalah melalui pertukaran mahasiswa. Mahasiswa-mahasiswa dari Iran dapat melanjutkan kuliahnya di Indonesia, termasuk di Presuniv, dan sebaliknya,” katanya.
Dekan Fakultas Humaniora Mohammad Syafi’i Anwar menambahkan kerja sama dalam bidang pendidikan dapat memperkuat fondasi hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Iran. “Ini karena pendidikan memainkan kontribusi yang sangat signifikan dalam pembangunan peradaban umat manusia,” ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :