Dubes Iran Kuliah Tamu di Presuniv, Paparkan Sejarah Hubungan Dua Negara
Senin, 13 Mei 2024 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Masih dalam bidang budaya, ungkap Boroujerdi, Iran dan Indonesia terus berupaya mempromosikan pemahaman dan penghargaan saling terhadap kekayaan budaya masing-masing. “Pertukaran budaya kali ini semakin meluas meliputi pameran seni, festival film, program pendidikan, dan pertukaran akademik,” tandasnya.
Dalam bidang ekonomi, selama bertahun-tahun Indonesia dan Iran telah mengembangkan berbagai inisiatif kerja sama. Pada zaman kuno, para pedagang, penjelajah dan cendikiawan Persia telah menjelajahi berbagai pulau di Indonesia untuk berdagang rempah-rempah. “Mereka bukan hanya berdagang, tetapi juga melalukan interaksi budaya,” tegasnya.
Di era modern, bidang kerja sama pun semakin meluas. “Ini terutama dalam bidang perdagangan, investasi dan energi,” kata Dubes Boroujerdi.
Baik Indonesia maupun Iran adalah negara produsen minyak. Iran saat ini masih menjadi negara produsen minyak dan anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries atau OPEC. Sementara, Indonesia sejak 2008 sudah menyatakan diri keluar dari keanggotaan OPEC. “Indonesia dan Iran akan terus bekerja sama dalam berbagai proyek energi,” imbuhnya
Dalam bidang politik dan diplomasi, hubungan Iran dan Indonesia masih terjaga dengan baik, meski terkadang ada ketegangan. Ini terutama menyangkut masalah-masalah regional dan internasional. Meski begitu, Iran dan Indonesia sering menemukan kesepakatan dalam isu-isu terkait solidaritas Islam dan dukungan terhadap hak-hak Palestina.
Untuk bidang diplomasi, Iran dan Indonesia terus menghadapi tantangan dari waktu ke waktu. “Di antaranya, perbedaan pendapat mengenai konflik regional, termasuk sanksi internasional terhadap Iran, atau perbedaan dalam prioritas kebijakan luar negeri,” ungkapnya.
Dalam bidang ekonomi, selama bertahun-tahun Indonesia dan Iran telah mengembangkan berbagai inisiatif kerja sama. Pada zaman kuno, para pedagang, penjelajah dan cendikiawan Persia telah menjelajahi berbagai pulau di Indonesia untuk berdagang rempah-rempah. “Mereka bukan hanya berdagang, tetapi juga melalukan interaksi budaya,” tegasnya.
Di era modern, bidang kerja sama pun semakin meluas. “Ini terutama dalam bidang perdagangan, investasi dan energi,” kata Dubes Boroujerdi.
Baik Indonesia maupun Iran adalah negara produsen minyak. Iran saat ini masih menjadi negara produsen minyak dan anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries atau OPEC. Sementara, Indonesia sejak 2008 sudah menyatakan diri keluar dari keanggotaan OPEC. “Indonesia dan Iran akan terus bekerja sama dalam berbagai proyek energi,” imbuhnya
Dalam bidang politik dan diplomasi, hubungan Iran dan Indonesia masih terjaga dengan baik, meski terkadang ada ketegangan. Ini terutama menyangkut masalah-masalah regional dan internasional. Meski begitu, Iran dan Indonesia sering menemukan kesepakatan dalam isu-isu terkait solidaritas Islam dan dukungan terhadap hak-hak Palestina.
Untuk bidang diplomasi, Iran dan Indonesia terus menghadapi tantangan dari waktu ke waktu. “Di antaranya, perbedaan pendapat mengenai konflik regional, termasuk sanksi internasional terhadap Iran, atau perbedaan dalam prioritas kebijakan luar negeri,” ungkapnya.
Lihat Juga :