Indonesia Ajukan 5 Arsip ke UNESCO sebagai Memory of The World
Senin, 10 Juni 2024 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
“Kita mengajukan 2 single nomination dan 3 lainnya joint nomination,” ucapnya.
Tahun lalu, Indonesia mengajukan tiga dan diterima seluruhnya untuk level Asia Pasifik, di antaranya arsip penelitian gula, dan naskah Tuanku Imam Bonjol. Penelitian gula pada abad 19 ketika terjadi muncul penyakit tebu yang menghantui seluruh dunia. Riset untuk mengatasi hal itu berasal dari Jawa Timur.
Sedangkan naskah Tuanku Imam Bonjol ditulis di Makassar di lokasi pembuangan. Naskah ditulis oleh anaknya dan didekte oleh Tuanku Imam Bonjol. Naskah tentang rekonsiliasi perang dan diharapkan bisa menjadi pembelajaran untuk masyarakat dunia.
Sebelum arsip atau naskah diajukan ke internasional, terlebih dahulu diregistrasi sebagai member kolektif bangsa. Setelah itu dilihat oleh dewan pakar dan dicek. Jika signifikan sebagai memory of the world, maka akan diajukan ke UNESCO.
Tahun lalu, Indonesia mengajukan tiga dan diterima seluruhnya untuk level Asia Pasifik, di antaranya arsip penelitian gula, dan naskah Tuanku Imam Bonjol. Penelitian gula pada abad 19 ketika terjadi muncul penyakit tebu yang menghantui seluruh dunia. Riset untuk mengatasi hal itu berasal dari Jawa Timur.
Sedangkan naskah Tuanku Imam Bonjol ditulis di Makassar di lokasi pembuangan. Naskah ditulis oleh anaknya dan didekte oleh Tuanku Imam Bonjol. Naskah tentang rekonsiliasi perang dan diharapkan bisa menjadi pembelajaran untuk masyarakat dunia.
Sebelum arsip atau naskah diajukan ke internasional, terlebih dahulu diregistrasi sebagai member kolektif bangsa. Setelah itu dilihat oleh dewan pakar dan dicek. Jika signifikan sebagai memory of the world, maka akan diajukan ke UNESCO.
(nnz)
Lihat Juga :