Cara Apik SDN 09 Jelambar Baru Jakarta Menguatkan Profil Pelajar Pancasila
Rabu, 19 Juni 2024 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, ada pula tarian Pelajar Pancasila hingga seni tradisional Marawis. Sepanjang acara, para siswa yang mengenakan pakaian tradisional itu didampingi guru dan orang tua siswa yang juga mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Di tengah penampilan berbagai karya seni dan budaya itu, sejumlah siswa juga terlihat asyik berjualan berbagai penganan tradisional di stan-stan makanan yang dihias cantik mengelilingi halaman sekolah. Dan hebatnya, seluruh rangkaian acara luar biasa itu disiapkan oleh siswa yang dibantu guru dan orang tua siswa hanya dalam waktu satu minggu.
“Apalagi seni tradisi Palang Pintu tadi, itu latihannya tak sampai satu minggu,” celetuk Asnawi, salah satu orang tua siswa. Pria yang akrab disapa Babe Nawi ini pula yang mengajari pencak silat ke siswa yang tadi mempragakan seni tradisi Palang Pintu.
![Cara Apik SDN 09 Jelambar Baru Jakarta Menguatkan Profil Pelajar Pancasila]()
Para siswa mempragakan arak-arakan pengantin adat Betawi.
“Kebetulan saya pernah belajar pencak silat khas Betawi, dan juga aktif di sanggar. Dan saya tentu bangga melihat anak-anak, sejak sedari SD sudah mau mengenal dan belajar seni tradisi. Bukan hanya seni tradisi Betawi, tapi juga seni tradisi dari daerah-daerah lainnya di Indonesia,” ujarnya ramah.
Sementara itu, Kepala SDN 09 Jelambar Baru, Jakarta Barat, Nuryuliah, dalam sambutannya mengaku sangat surprise dan mengapresiasi kreativitas para siswa didiknya yang mampu menghadirkan berbagai seni tradisi dan budaya dalam kegiatan sekolah.
“Saya bangga dengan kreativitas anak-anakku, para siswa dalam kegiatan ini. Dan ini salah satu cara menanamkan karakter Pancasila ke siswa, sebagaimana yang dikehendaki oleh Pemerintah, yakni menguatkan Profil Pelajar Pancasila di sekolah-sekolah,” kata Nuryuliah.
Di tengah penampilan berbagai karya seni dan budaya itu, sejumlah siswa juga terlihat asyik berjualan berbagai penganan tradisional di stan-stan makanan yang dihias cantik mengelilingi halaman sekolah. Dan hebatnya, seluruh rangkaian acara luar biasa itu disiapkan oleh siswa yang dibantu guru dan orang tua siswa hanya dalam waktu satu minggu.
“Apalagi seni tradisi Palang Pintu tadi, itu latihannya tak sampai satu minggu,” celetuk Asnawi, salah satu orang tua siswa. Pria yang akrab disapa Babe Nawi ini pula yang mengajari pencak silat ke siswa yang tadi mempragakan seni tradisi Palang Pintu.

Para siswa mempragakan arak-arakan pengantin adat Betawi.
“Kebetulan saya pernah belajar pencak silat khas Betawi, dan juga aktif di sanggar. Dan saya tentu bangga melihat anak-anak, sejak sedari SD sudah mau mengenal dan belajar seni tradisi. Bukan hanya seni tradisi Betawi, tapi juga seni tradisi dari daerah-daerah lainnya di Indonesia,” ujarnya ramah.
Sementara itu, Kepala SDN 09 Jelambar Baru, Jakarta Barat, Nuryuliah, dalam sambutannya mengaku sangat surprise dan mengapresiasi kreativitas para siswa didiknya yang mampu menghadirkan berbagai seni tradisi dan budaya dalam kegiatan sekolah.
“Saya bangga dengan kreativitas anak-anakku, para siswa dalam kegiatan ini. Dan ini salah satu cara menanamkan karakter Pancasila ke siswa, sebagaimana yang dikehendaki oleh Pemerintah, yakni menguatkan Profil Pelajar Pancasila di sekolah-sekolah,” kata Nuryuliah.
Lihat Juga :