LBH Jakarta Buka Pos Pengaduan, Guru Honorer Korban Pemberhentian Sepihak Bakal Melawan
Rabu, 17 Juli 2024 - 18:28 WIB
loading...
LBH Jakarta membuka Pos Pengaduan bagi guru honorer yang menjadi korban pemberhentian sepihak Disdik DKI Jakarta atas kebijakan Cleansing. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - LBH Jakarta membuka Pos Pengaduan bagi guru honorer yang menjadi korban pemberhentian sepihak Disdik DKI Jakarta atas kebijakan Cleansing. Para guru yang menjadi korban pun hadir dan menyatakan perlawanannya atas pemberhentian sepihak itu.
Baca juga: Ratusan Guru Honorer Diberhentikan Sepihak, Disdik DKI Buka Suara
"Agar lebih sistematis, kami pikir penting tuk membuat kanal pengaduan yang nantinya bisa memfasilitasi kawan-kawan guru honorer tuk mengadukan apa yang jadi persoalannya, apa yang menjadi dampak dari kebijakan cleansing ini," ujar Pengacara LBH Jakarta, Muhammad Fadhil Alfathan pada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Menurutnya, kegiatan pada Rabu (17/7/2024) ini merupakan rangkaian dari hari sebelumnya, yang mana LBH Jakarta menerima perwakilan guru honorer di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Mereka datang mengadukan permasalahan yang terjadi saat ini, yaitu adanya PHK masal akibat kebijakan Cleansing.
Baca juga: Puluhan Guru Honorer di Jakarta Syok, Dikabari Berhenti Mengajar pada Hari Pertama Masuk Sekolah
Baca juga: Ratusan Guru Honorer Diberhentikan Sepihak, Disdik DKI Buka Suara
"Agar lebih sistematis, kami pikir penting tuk membuat kanal pengaduan yang nantinya bisa memfasilitasi kawan-kawan guru honorer tuk mengadukan apa yang jadi persoalannya, apa yang menjadi dampak dari kebijakan cleansing ini," ujar Pengacara LBH Jakarta, Muhammad Fadhil Alfathan pada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Menurutnya, kegiatan pada Rabu (17/7/2024) ini merupakan rangkaian dari hari sebelumnya, yang mana LBH Jakarta menerima perwakilan guru honorer di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Mereka datang mengadukan permasalahan yang terjadi saat ini, yaitu adanya PHK masal akibat kebijakan Cleansing.
Baca juga: Puluhan Guru Honorer di Jakarta Syok, Dikabari Berhenti Mengajar pada Hari Pertama Masuk Sekolah
Lihat Juga :