Gaet Inventor Perguruan Tinggi, AII Dukung Hilirisasi Hasil Riset di Indonesia
Senin, 22 Juli 2024 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Waka BRIN Tampilkan Kemajuan Kerja Sama Riset Ilmiah, Teknologi dengan Perancis
Prof Didiek menyebut banyak keuntungan yang diperoleh inventor sebagai anggota AII, antara lain, melindungi kepentingan anggotanya atas kepemilikan hak KI (paten/disain industri), dan meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan pembudayaan IPTEK.
"AII juga melakukan evaluasi paten yang siap dibawa ke pasar (inovasi), dan yang terpenting adalah mempertemukan inventor dengan investor," kata Prof Didiek menegaskan.
"Pada prinsipnya, AII membantu inventor dalam memecahkan kendala dalam komersialisasi invensinya, memperkuat kemampuan inventor dalam berinvensi, dan membekali inventor dengan kemampuan memasarkan invensinya," ujarnya.
Sekretaris Jenderal AII Prof Jonbi menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan lembaga riset termasuk perguruan tinggi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Perhimpunan Periset Indonesia (PPI), Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan masyarakat industri terkait.
Kerja sama dengan perguruan tinggi di antaranya dengan Universitas Pancasila, Universitas Lambung Mangkurat, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan akan terus menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya.
Prof Didiek menyebut banyak keuntungan yang diperoleh inventor sebagai anggota AII, antara lain, melindungi kepentingan anggotanya atas kepemilikan hak KI (paten/disain industri), dan meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan pembudayaan IPTEK.
"AII juga melakukan evaluasi paten yang siap dibawa ke pasar (inovasi), dan yang terpenting adalah mempertemukan inventor dengan investor," kata Prof Didiek menegaskan.
"Pada prinsipnya, AII membantu inventor dalam memecahkan kendala dalam komersialisasi invensinya, memperkuat kemampuan inventor dalam berinvensi, dan membekali inventor dengan kemampuan memasarkan invensinya," ujarnya.
Sekretaris Jenderal AII Prof Jonbi menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan lembaga riset termasuk perguruan tinggi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Perhimpunan Periset Indonesia (PPI), Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan masyarakat industri terkait.
Kerja sama dengan perguruan tinggi di antaranya dengan Universitas Pancasila, Universitas Lambung Mangkurat, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan akan terus menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya.
Lihat Juga :