Hari Anak Nasional 2024, 1.000 Siswa Papua Terima PIP
Rabu, 24 Juli 2024 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kemenag Anggarkan Beasiswa PIP Madrasah 2024 Sebesar Rp1,3 Triliun, Ini Rinciannya
Adapun dua orang lainnya yaitu siswa SMP yang bernama Janet Mozza Sabarofek asal sekolah SMP Negeri 9 Jayapura Dan William Abhednego Lambe asal sekolah SMP Kristen Kalam Kudus.
Wakil Kepala SMPN 2 Kota Jayapura, Polin, merasa senang karena peserta didiknya menjadi salah satu penerima PIP. Dia adalah Shania Levine, siswi kelas 8.
Ini bukan kali pertama bagi Shania mendapatkan PIP. Sebelumnya, ia juga penerima PIP ketika duduk di bangku SD. "Saya bersyukur kembali menerima PIP karena dapat meringankan orang tua dalam menyediakan buku, peralatan sekolah, maupun seragam saya," terangnya.
Polin mengaku tidak ada kendala dalam proses pencairan karena komunikasi antara sekolah dengan orang tua siswa berjalan baik. "Kami sampaikan berkas yang harus disiapkan orang tua yaitu Kartu Keluarga dan KTP orang tua, sementara sekolah memberikan surat pengantar," jelas Polin.
Ia berharap, PIP bisa berlanjut dan lebih banyak lagi siswa kurang mampu yang merasakan manfaatnya. Dengan begitu, makin banyak siswa yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikannya.
Adapun dua orang lainnya yaitu siswa SMP yang bernama Janet Mozza Sabarofek asal sekolah SMP Negeri 9 Jayapura Dan William Abhednego Lambe asal sekolah SMP Kristen Kalam Kudus.
Wakil Kepala SMPN 2 Kota Jayapura, Polin, merasa senang karena peserta didiknya menjadi salah satu penerima PIP. Dia adalah Shania Levine, siswi kelas 8.
Ini bukan kali pertama bagi Shania mendapatkan PIP. Sebelumnya, ia juga penerima PIP ketika duduk di bangku SD. "Saya bersyukur kembali menerima PIP karena dapat meringankan orang tua dalam menyediakan buku, peralatan sekolah, maupun seragam saya," terangnya.
Polin mengaku tidak ada kendala dalam proses pencairan karena komunikasi antara sekolah dengan orang tua siswa berjalan baik. "Kami sampaikan berkas yang harus disiapkan orang tua yaitu Kartu Keluarga dan KTP orang tua, sementara sekolah memberikan surat pengantar," jelas Polin.
Ia berharap, PIP bisa berlanjut dan lebih banyak lagi siswa kurang mampu yang merasakan manfaatnya. Dengan begitu, makin banyak siswa yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikannya.
(nnz)
Lihat Juga :