Teliti Sarang Burung Walet, Dosen UWKS Raih Indolivestock Research and Innovation Award
Rabu, 31 Juli 2024 - 06:52 WIB
loading...
Tim dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menorehkan prestasi dalam Indolivestock Research and Innovation Award 2024 di Jakarta Convention Center. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Tim dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menorehkan prestasi dalam Indolivestock Research and Innovation Award 2024 di Jakarta Convention Center.
Indolivestock mengusung tema “Widhi Catha Satwa Nugraha” penghargaan ini diberikan untuk para peneliti di bidang peternakan dan kesehatan hewan dari berbagai Fakultas Peternakan dan Kedokteran Hewan di perguruan tinggi negeri dan swasta. Dalam ajang ini, sebanyak 61 peserta dari 24 perguruan tinggi, termasuk 20 magister, 24 doktor, dan 22 profesor, turut berpartisipasi.
Salah satu dosen yang menerima penghargaan adalah Dr. drh. Siti Gusti Ningrum. Dia berhasil meraih penghargaan dalam kategori unggas. Penelitian unggulannya, “Inovasi Seamon sebagai Larutan Pencuci Sarang Burung Walet di Industri” menjadi sorotan utama.
Ningrum bersama tim dosen FKH UWKS mengembangkan metode pencucian baru untuk sarang burung walet yang efektif menurunkan kadar nitrit yang berbahaya, yang sering kali melebihi batas aman ekspor terutama ke China.
"Dalam pengembangan metode ini, kami mengidentifikasi metode pencucian konvensional tidak cukup efektif dalam menurunkan kadar nitrit secara signifikan," ujar Ningrum.
Baca juga: Dosen FEB UWKS Beri Pelatihan Pelaporan Pajak kepada 75 Guru SMAN 12 Surabaya
Melalui riset LPDP, mereka mengembangkan larutan Seamon, yang kemudian mendapat paten dan bermanfaat dalam industri pencucian sarang burung walet. Hasil riset ini juga telah terbit dalam jurnal internasional dan nasional serta ada dalam skripsi mahasiswa FKH UWKS.
Indolivestock mengusung tema “Widhi Catha Satwa Nugraha” penghargaan ini diberikan untuk para peneliti di bidang peternakan dan kesehatan hewan dari berbagai Fakultas Peternakan dan Kedokteran Hewan di perguruan tinggi negeri dan swasta. Dalam ajang ini, sebanyak 61 peserta dari 24 perguruan tinggi, termasuk 20 magister, 24 doktor, dan 22 profesor, turut berpartisipasi.
Salah satu dosen yang menerima penghargaan adalah Dr. drh. Siti Gusti Ningrum. Dia berhasil meraih penghargaan dalam kategori unggas. Penelitian unggulannya, “Inovasi Seamon sebagai Larutan Pencuci Sarang Burung Walet di Industri” menjadi sorotan utama.
Ningrum bersama tim dosen FKH UWKS mengembangkan metode pencucian baru untuk sarang burung walet yang efektif menurunkan kadar nitrit yang berbahaya, yang sering kali melebihi batas aman ekspor terutama ke China.
"Dalam pengembangan metode ini, kami mengidentifikasi metode pencucian konvensional tidak cukup efektif dalam menurunkan kadar nitrit secara signifikan," ujar Ningrum.
Baca juga: Dosen FEB UWKS Beri Pelatihan Pelaporan Pajak kepada 75 Guru SMAN 12 Surabaya
Melalui riset LPDP, mereka mengembangkan larutan Seamon, yang kemudian mendapat paten dan bermanfaat dalam industri pencucian sarang burung walet. Hasil riset ini juga telah terbit dalam jurnal internasional dan nasional serta ada dalam skripsi mahasiswa FKH UWKS.
Lihat Juga :