Teliti Sarang Burung Walet, Dosen UWKS Raih Indolivestock Research and Innovation Award
Rabu, 31 Juli 2024 - 06:52 WIB
loading...
A
A
A
Proses seleksi untuk penghargaan ini melibatkan beberapa tahap. Termasuk seleksi penelitian, substansi penelitian, pengumuman 10 besar, verifikasi hasil penelitian, hingga pengumuman pemenang. Hanya ada satu pemenang untuk masing-masing dari lima kategori. Yaitu Sapi Pedaging, Sapi Perah, Kambing dan Domba, Unggas, dan Aneka Ternak.
Para pemenang lainnya termasuk Universitas Mulawarman (kategori Aneka Ternak), Universitas Airlangga (kategori Sapi Pedaging), Universitas Muhammadiyah Malang (kategori Sapi Perah), dan Universitas Gadjah Muda (kategori Kambing dan Domba). Setiap pemenang menerima penghargaan berupa sertifikat, piagam, dan hadiah.
Kesuksesan Ningrum dan tim dosen FKH UWKS dalam ajang ini tidak hanya membanggakan UWKS. Tetapi juga menunjukkan dedikasi dan inovasi luar biasa yang membawa dampak nyata bagi industri peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia.
Harapannya, metode Seamon dapat terstandar di seluruh industri pencucian sarang burung walet di Indonesia, meningkatkan kualitas produk dan keamanan konsumsi.
Penghargaan bergengsi ini hasil kerja sama Yayasan Pengembangan Peternakan Indonesia (YAPPI) dengan PT. Napindo Media Ashatama, Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB, Asosiasi Fakultas Kedokteran Indonesia (AFKHI), Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Peternakan Indonesia (FPPTPI), Solidaritas Alumni SPR Indonesia (SASPRI), dan didukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Para pemenang lainnya termasuk Universitas Mulawarman (kategori Aneka Ternak), Universitas Airlangga (kategori Sapi Pedaging), Universitas Muhammadiyah Malang (kategori Sapi Perah), dan Universitas Gadjah Muda (kategori Kambing dan Domba). Setiap pemenang menerima penghargaan berupa sertifikat, piagam, dan hadiah.
Kesuksesan Ningrum dan tim dosen FKH UWKS dalam ajang ini tidak hanya membanggakan UWKS. Tetapi juga menunjukkan dedikasi dan inovasi luar biasa yang membawa dampak nyata bagi industri peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia.
Harapannya, metode Seamon dapat terstandar di seluruh industri pencucian sarang burung walet di Indonesia, meningkatkan kualitas produk dan keamanan konsumsi.
Penghargaan bergengsi ini hasil kerja sama Yayasan Pengembangan Peternakan Indonesia (YAPPI) dengan PT. Napindo Media Ashatama, Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB, Asosiasi Fakultas Kedokteran Indonesia (AFKHI), Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Peternakan Indonesia (FPPTPI), Solidaritas Alumni SPR Indonesia (SASPRI), dan didukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
(wyn)
Lihat Juga :