Pengamat Pendidikan Usul Seleksi Jalur Mandiri PTN Dihapus, Mengapa?

Kamis, 01 Agustus 2024 - 15:25 WIB
loading...
Pengamat Pendidikan...
Pengamat pendidikan Darmaningtyas merekomendasikan penghapusan jalur seleksi mandiri di PTN. Foto/Freepik.
A A A
JAKARTA - Jalur seleksi mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN) direkomendasikan untuk dihapus. Alasannya karena jalur mandiri merupakan sumber korupsi.

"“Kalau mau menghilangkan celah korupsi di PTN, Program PMB jalur mandiri mutlak harus dihapuskan. Itulah sumber korupsi yang paling mudah dimainkan oleh para pemimpin di PTN,” kata Pengamat Pendidikan Darmaningtyas, melalui siaran pers, Kamis (1/8/2024).

Baca juga: Pintu PTN Favorit Masih Terbuka, 3 Prodi Unesa Ini Buka Pendaftaran hingga 5 Agustus 2024

Darmaningtyas menjelaskan, kesempatan korupsi di lingkungan kampus negeri terbuka lebar melalui seleksi jalur mandiri yang sejak awal dirancang sebagai jalur penerimaan berdasarkan kemampuan membayar calon mahasiswa.

Penerimaan mahasiswa itu, katanya, meskipun dikatakan tetap mengutamakan kemampuan akademik, tetap saja di jalur mandiri lebih mengutamakan calon mahasiswa yang sanggup membayar uang pangkal lebih tinggi

Baca juga: UNJ Buka Seleksi Mandiri Jalur Pindahan untuk Mahasiswa PTN, Apa Syaratnya?

“Memang ada dari calon mahasiswa tidak mampu, tapi jumlahnya hanya sedikit. Jalur mandiri lebih membuka ruang untuk kelompok kaya. Inilah cara mudah untuk komersialisasi pendidikan,” kata pemerhati sekaligus kritikus pendidikan itu.

Ia pun mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan inspeksi mendadak ke dua PTN di Jawa Tengah serta Kemendikbudristek pada 30 Juli 2024.

Usulan mengenai penghapusan jalur mandiri ini sebelumnya ia sampaikan saat membahas RUU Pendidikan Tinggi. Menurutnya, ayat yang mengatur penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri dihapus.

Baca juga: 3 Jalur Mandiri Unpad 2024 Masih Buka Pendaftaran, Ini Linknya

Selama seleksi mandiri masih dipertahankan, selama itu pula celah untuk melakukan korupsi di dunia pendidikan tinggi, terutama saat penerimaan mahasiswa baru sangat besar.

Darmaningtyas berkeyakinan bahwa dua jalur seleksi secara nasional yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Tes (SNBT) sudah memadai dan lebih obyektif.

Pembayaran kuliah tetap bisa mengacu pada Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang levelnya ditetapkan dari terendah sampai tertinggi sesuai dengan kemampuan ekonomi mahasiswa.

Darmaningtyas lebih lanjut menyarankan agar seluruh pelaku pendidikan, baik pada level pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi lebih mengutamakan kualitas pendidikan, bukan malah lebih melakukan kapitalisasi pendidikan.

“Bagaimanapun, jalur Mandiri PTN adalah bagian dari proses kapitalisasi pendidikan,” kata anggota Dewan Penasehat Center for The Betterment of Education (CBE) yang juga Pengurus Yayasan Sosial Indonesia untuk Kemanusiaan (YSIK) itu.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
Kapan Pendaftaran Seleksi...
Kapan Pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya 2025 Dibuka? Camaba Siap-siap Ya
Bagaimana Cara Meningkatkan...
Bagaimana Cara Meningkatkan Peluang Diterima di SNBT 2025?
H-3 Penutupan SNBT,...
H-3 Penutupan SNBT, Ini Daya Tampung Prodi Sastra Indonesia di 3 PTN
Jalur Mandiri Unair...
Jalur Mandiri Unair untuk Siswa Eligible yang Tidak Lolos SNBP 2025 Dibuka, Ini Syaratnya
Jadwal dan Cara Daftar...
Jadwal dan Cara Daftar Jalur Mandiri UGM 2025, Simak di Sini!
20 PTN dengan Penerimaan...
20 PTN dengan Penerimaan Mahasiswa Terbanyak di SNBP 2025, Tidak ada UI dan UGM!
Selamat, 173.028 Siswa...
Selamat, 173.028 Siswa Dinyatakan Diterima di PTN melalui Jalur SNBP 2025
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Peserta yang Lulus SNBP 5 Tahun Terakhir, Terus Meningkat?
Rekomendasi
Jatimulya Diterjang...
Jatimulya Diterjang Banjir Satu Meter, Banyak Pengendara Motor yang Mogok
Barcelona vs Real Madrid...
Barcelona vs Real Madrid di Final Copa del Rey, El Clasico Jilid 2 Musim Ini
10 Dirresnarkoba Dimutasi...
10 Dirresnarkoba Dimutasi Kapolri Maret 2025, Berikut Ini Nama-namanya
Melihat Peran Mantan...
Melihat Peran Mantan Laskar Pangeran Diponegoro Dalam Penyebaran Islam di Malang Raya
4 Jenderal Resmi Jadi...
4 Jenderal Resmi Jadi Kapolda dan Ikut dalam Acara Kenaikan Pangkat Polri Sebelum Lebaran
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
Berita Terkini
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
15 jam yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
16 jam yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
19 jam yang lalu
Profil Pendidikan Ray...
Profil Pendidikan Ray Sahetapy, Aktor Legendaris Indonesia
22 jam yang lalu
FKH Unair Masuk 100...
FKH Unair Masuk 100 Besar Dunia di QS WUR 2025: Satu-Satunya di Indonesia!
1 hari yang lalu
7 Perguruan Tinggi di...
7 Perguruan Tinggi di Indonesia yang Punya Hutan Kampus, Luasnya Berhektare-hektare
1 hari yang lalu
Infografis
Asal-usul Yerusalem,...
Asal-usul Yerusalem, Kota Suci 3 Agama yang Penuh Konflik
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved