Menuju Generasi Emas 2045, Menparekraf Ajak Pemuda Bersatu, Berdaya, dan Berkarya
Senin, 05 Agustus 2024 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Tahun ini pendaftar FOR 13 mencapai 1.215 pelajar yang berarti meningkat 52% dibanding jumlah pendaftar FOR 12 yang diselenggarakan Desember 2023 lalu. Dari seluruh pendaftar tersebut, dipilih 200 peserta yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia, namun hanya 196 pelajar yang bisa berangkat ke Jakarta.
Selama acara berlangsung, peserta FOR 13 saling bertukar pikiran dan pengalaman terkait isu-isu penting di Indonesia. Tidak hanya itu, mereka juga diberi kesempatan untuk menyampaikan keresahan dan aspirasinya kepada para pemangku kebijakan melalui forum terbuka.
Ketua Pelaksana FOR 13, Putra Ansa Gaora, berharap kegiatan ini bisa memupuk rasa persatuan di antara para pelajar. “Kami harap rangkaian kegiatan FOR 13 dapat menguatkan daya saing antar pelajar serta mendorong mereka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia menuju Generasi Emas 2045,” ujar Putra.
Beberapa kegiatan utama yang diikuti oleh peserta antara lain lain Opening Ceremony, Goverment Visit, Youth Against Corruption, Focus Grup Discussion, Wisdom Talk, Ministerial Speak, Meet The CEO, Meet The Leader, Meet The General, Hi Alumni, Youth Cultural Performance,Konser Pemuda. Forum Pelajar Indonesia ke-13 ditutup dengan inagurasi dan deklarasi “Merah Putih Gayaku”.
Kegiatan kunjungan yang dilakukan pada kegiatan FOR 13 ini lebih banyak dibandingkan kegiatan FOR tahun lalu. Beberapa kementerian yang dikunjungi oleh peserta FOR 13 antara lain Kemenparekraf, Kemenhan, Kemenpora, Kemendag, dan Kemensetneg. Selain itu peserta juga mengunjungi KPK, MPR/DPR/DPD, Mabes Polri, dan KPU RI.
Salah satu peserta dari Papua Tengah, Adinda Putri Cahaya Rohana, merasa sangat senang dan bangga dapat mengikuti rangkaian kegiatan FOR 13 di Jakarta. Ini adalah pertama kalinya delegasi dari Papua Tengah hadir di kegiatan FOR. “Aku merasa sangat terhormat bisa menjadi perwakilan Papua Tengah untuk menyuarakan suara dan pendapat pelajar di Papua” ujar Adinda.
Selama acara berlangsung, peserta FOR 13 saling bertukar pikiran dan pengalaman terkait isu-isu penting di Indonesia. Tidak hanya itu, mereka juga diberi kesempatan untuk menyampaikan keresahan dan aspirasinya kepada para pemangku kebijakan melalui forum terbuka.
Ketua Pelaksana FOR 13, Putra Ansa Gaora, berharap kegiatan ini bisa memupuk rasa persatuan di antara para pelajar. “Kami harap rangkaian kegiatan FOR 13 dapat menguatkan daya saing antar pelajar serta mendorong mereka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia menuju Generasi Emas 2045,” ujar Putra.
Beberapa kegiatan utama yang diikuti oleh peserta antara lain lain Opening Ceremony, Goverment Visit, Youth Against Corruption, Focus Grup Discussion, Wisdom Talk, Ministerial Speak, Meet The CEO, Meet The Leader, Meet The General, Hi Alumni, Youth Cultural Performance,Konser Pemuda. Forum Pelajar Indonesia ke-13 ditutup dengan inagurasi dan deklarasi “Merah Putih Gayaku”.
Kegiatan kunjungan yang dilakukan pada kegiatan FOR 13 ini lebih banyak dibandingkan kegiatan FOR tahun lalu. Beberapa kementerian yang dikunjungi oleh peserta FOR 13 antara lain Kemenparekraf, Kemenhan, Kemenpora, Kemendag, dan Kemensetneg. Selain itu peserta juga mengunjungi KPK, MPR/DPR/DPD, Mabes Polri, dan KPU RI.
Salah satu peserta dari Papua Tengah, Adinda Putri Cahaya Rohana, merasa sangat senang dan bangga dapat mengikuti rangkaian kegiatan FOR 13 di Jakarta. Ini adalah pertama kalinya delegasi dari Papua Tengah hadir di kegiatan FOR. “Aku merasa sangat terhormat bisa menjadi perwakilan Papua Tengah untuk menyuarakan suara dan pendapat pelajar di Papua” ujar Adinda.
(nnz)
Lihat Juga :