Jumlah Dokter Spesialis Minim, Kemenkes Buka Beasiswa PPDS 2024

Kamis, 15 Agustus 2024 - 17:05 WIB
loading...
Jumlah Dokter Spesialis...
Kemenkes membuka pendaftaran PPDS jalur Hospital Based mulai 12 Agustus hingga 8 September 2024. Foto/Freepik.
A A A
JAKARTA - Kemenkes membuka pendaftaran PPDS jalur Hospital Based untuk menambah jumlah dokter spesialis . Pendaftaran dilakukan online di laman ppds.kemkes.go.idmulai 12 Agustus hingga 8 September 2024.

Baca juga: 5 Fakta Dokter Muda PPDS Anestesi FK Undip Bunuh Diri di Semarang

Tahap pertama pendaftaran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) tersedia di enam rumah sakit vertikal milik Kemenkes. Kemenkes menyediakan kuota untuk 52 orang per semester.

Baca juga: Mahasiswa Kedokteran Peserta PPDS Meninggal Bunuh Diri, Ini Jumlah Dokter Spesialis di Indonesia

Para dokter muda yang ingin menjadi dokter spesialis bisa mengikuti PPDS ini namun wajib menyelesaikan studinya tepat waktu. Selain itu juga wajib kembali ke wilayah daerah penugasan yang telah dipilih sebelum pendidikan atau kembali ke instansi bagi yang berstatus ASN.

Baca juga: Hindari Stres Mahasiswa PPDS, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Lakukan MMPI

Dikutip dari Instagram Ditjen Nakes Kemenkes, berikut informasi pendaftaran PPDS jalur hospital based 2024.

Hak yang Didapat


1. Beasiswa dan bantuan biaya hidup

2. Gaji/imbalan jasa pelayanan dan atau insentif

3. Peserta didik yang didayagunakan pada fasyankes lain juga dapat menerima fasilitas lain sesuai kemampuan RSPPU, jejaring ruma sakit, wahana pendidikan, dan atau fasilitas pelayanan kesehatan lain yang membutuhkan

4. Mendapat pendampingan konseling, akademik, da pendampingan hukum jika terjadi kasus hukum yang melibatkan peserta didik

5. Pasca pendidikan bisa mendapat sertifikasi profesi dan gelar dan bisa diangkat menjadi ASN bagi yang mahasiswa status non ASN.

RS dan Prodi

1. RSJP Harapan Kita


Prodi: Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Kuota: 10

2. RSAB Harapan Kita


Prodi: Ilmu Kesehatan Anak

Kuota: 8

3. RSK Dharmais


Prodi: Onkologi Radiasi

Kuota: 6

4. RSO R Soeharso


Prodi: Orthopaedi dan Traumatologi

Kuota: 10

5. RSPON Mahar Madrjono


Prodi: Neurologi

Kuota: 10

6. RSM Cicendo


Prodi: Ilmu Kesehatan Mata

Kuota: 8

Wilayah Penempatan Paska PPDS RSPPU 2024


1. Jantung dan Pembuluh Darah: 204 kabupaten kota

2. Ilmu Kesehatan Anak: 38 kabupaten kota

3. Mata: 72 kabupaten kota

4. Neurologi: 55 kabupaten kota

5. Orthopaedi dan Traumatologi: 200 kabupaten kota

6. Onkologi Radiasi: 21 kabupaten kota

Linimasa Pendaftaran


1. Pendaftaran, pembuatan akun, upload dokumen, submit: 12 Agustus-8 September 2024

2. Verifikasi dan validasi berkas: 9-16 September 2024

3. Perbaikan dokumen oleh peserta: 17-20 September 2024

4. Final review dokumen: 23-24 September 2024

5. Penetapan dan pengumuman seleksi administrasi: 30 September 2024

Dikutip dari laman Kemenkes, Dirjen Tenaga Kesehatan Ariyanti Anaya menjelaskan, PPDS di RSPPU ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dan pemerataan dokter spesialis di daerah-daerah yang kekurangan dokter spesialis, yang terjadi hampir di seluruh provinsi.

Ariyanti menjelaskan, selain bisa kuliah gratis, mendapat status pegawai di RSPPU, peserta akan mendapat uang saku Rp5 hingga Rp10 juta per bulannya.

“Kami bekerja sama dengan LPDP. Jadi, LPDP yang akan membiayai. Dari LPDP, besarannya sama dengan beasiswa yang ada, yakni sebesar Rp5.000.000, tapi untuk hospital based kami tingkatkan, jadi ada junior dan senior. Nanti saat junior akan menerima Rp7.500.000 dan saat senior akan menerima Rp10.000.000. Rp5.000.000 dari LPDP dan sisanya dari 6 RSPPU,” terangnya.

Baca juga: Mahasiswi Undip Bunuh Diri saat Jalani Program Dokter Spesialis, Apa Itu PPDS? Ini Penjelasannya

Saat ini, sebanyak 67 persen peserta PPDS berasal dari Jawa dan Bali, sementara Kalimantan hanya 2 persen dan Indonesia Timur hanya 1 persen. Sentra Pendidikan PPDS berbasis universitas juga mayoritas berlokasi di Pulau Jawa dan Bali, yakni sebesar 52 persen.

Salah satu upaya Kemenkes untuk meningkatkan ketersediaan dokter spesialis di daerah adalah melalui Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS). Namun, kenyataannya hanya sekitar 16 persen lulusan dokter spesialis setiap tahunnya yang secara sukarela mendaftar program ini.

Hal ini menunjukkan bahwa minat dokter spesialis untuk bekerja di Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan masih rendah. Selain itu, belum adanya program yang mengikat komitmen dokter spesialis untuk bertugas di DTPK menjadi kendala tersendiri.

Bagi pendaftar yang bukan Calon Penerima Beasiswa LPDP, yang telah lulus seleksi beasiswa dokter spesialis LPDP, wajib untuk mendaftar pada website LPDP melalui https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/. Masa pendaftaran pada website LPDP adalah 19 Agustus hingga 20 September 2024.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Cerita Fulviana, Mahasiswa...
Cerita Fulviana, Mahasiswa UGM yang Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved