Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini, Tour D’Banking Sapa Pelajar TK-SD
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
"Kami terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan visi perusahaan untuk tumbuh bersama dan memberikan solusi keuangan yang komprehensif," tutupnya.
Di Indonesia selain literasi keuangan, isu keberlanjutan belum terlalu populer untuk dikenalkan sedari dini baik secara konsep maupun penerapannya sehari-hari. Data Environmental Performance Index (EPI) menunjukkan, isu keberlanjutan di Indonesia masih berada di peringkat 162 dari 180 negara yang disurvei.
Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia post-Gen Z (kelahiran 2013 dan seterusnya) berjumlah sekitar 10,88%, yang mengindikasikan bahwa peran mereka dalam perekonomian Indonesia di masa depan sangat penting.
Menurut Dr. Rosdiana Setianingrum, psikolog spesialis masalah anak dan keluarga, masa kanak-kanak adalah periode emas untuk membangun kebiasaan dan pola pikir yang akan dibawa sepanjang hidup. "Sosialisasi edukasi keuangan, lingkungan, dan kebencanaan sejak dini menjadi penting sejak membentuk ilmu dan pandangan mereka terhadap isu keberlanjutan dan mengembangkan kebiasaan yang positif dan bertanggung jawab," ujar Rosdiana.
Atas dasar hal tersebut, sektor pendidikan, yang terdiri atas pelajar, orang tua murid, guru, serta manajemen sekolah, menjadi salah satu komunitas yang menjadi fokus perhatian.
Di Indonesia selain literasi keuangan, isu keberlanjutan belum terlalu populer untuk dikenalkan sedari dini baik secara konsep maupun penerapannya sehari-hari. Data Environmental Performance Index (EPI) menunjukkan, isu keberlanjutan di Indonesia masih berada di peringkat 162 dari 180 negara yang disurvei.
Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia post-Gen Z (kelahiran 2013 dan seterusnya) berjumlah sekitar 10,88%, yang mengindikasikan bahwa peran mereka dalam perekonomian Indonesia di masa depan sangat penting.
Menurut Dr. Rosdiana Setianingrum, psikolog spesialis masalah anak dan keluarga, masa kanak-kanak adalah periode emas untuk membangun kebiasaan dan pola pikir yang akan dibawa sepanjang hidup. "Sosialisasi edukasi keuangan, lingkungan, dan kebencanaan sejak dini menjadi penting sejak membentuk ilmu dan pandangan mereka terhadap isu keberlanjutan dan mengembangkan kebiasaan yang positif dan bertanggung jawab," ujar Rosdiana.
Atas dasar hal tersebut, sektor pendidikan, yang terdiri atas pelajar, orang tua murid, guru, serta manajemen sekolah, menjadi salah satu komunitas yang menjadi fokus perhatian.
(wyn)
Lihat Juga :