Nama dan Asal Sekolah Anggota Paskibraka sebagai Pengibar Bendera Merah Putih Pertama di IKN
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Berikut sejumlah Paskibraka yang bertugas pada Upacara Detik-Detik Proklamasi (pagi) dan Upacara Penurunan Bendera (sore).
Asal Sekolah : SMAN 1 Wamena
Orang tua: Yohanes Lusius G.B. Kabagaimu dan Junita Roseline N.
Orang tua : Eddy Kurniawan dan Luana Kalma
Orang tua : Utoyo Harly dan Ribka Diana Linsay Siwi
Orang tua: Endro Sumarsono dan Yulce Serang
Baca juga: Jokowi Cabut Aturan Pelarangan Jilbab Paskibraka, Pengamat: Kalau Ada Kekeliruan Harus Diluruskan
Orang tua : Suriyanto dan Hasmawati
Orang tua : Subhan dan Rikha Astriani
Asal Sekolah : SMAN 1 Singaraja
Orang tua : A.A. Ngurah Saraswata dan Komang Goisi M.
Asal Sekolah : SMAN 1 Samarapura
Orang tua : I Nyoman Subrata dan Yovita Magdalen D.A.M
Asal Sekolah : SMA Labschool Cirendeu
Orang tua : Rocky Panji Baskara dan Ranggi Kanya Prameswari
Asal Sekolah : SMA Kristen Anak Panah
Orang tua : Boythe Calvin Kallem dan Karmila Wiai
Asal Sekolah : SMKN 2 Sangatta Utara
Orang tua : Siswoyo dan Sulistyowati
Asal Sekolah : SMAN 67 Jakarta
Orang tua: Ismaidin dan Nurevariani
Sebagaimana diketahui, Paskibraka Nasional 2024 yang mengibarkan bendera Merah Putih menjadi elemen penting dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Oleh karena itu, proses seleksi anggota Paskibraka Nasional ini bukan hal yang mudah. Mereka harus melalui berbagai tahap seleksi yang ketat dan sangat disiplin, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.
Setiap tahapan seleksi Paskibraka Nasional ini melibatkan tes fisik, mental, serta pengetahuan kebangsaan yang ketat. Tujuannya untuk memastikan setiap anggota yang terpilih tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme.
Formasi Tim Paskibraka Detik-Detik Pengibaran Bendera Merah Putih Nusantara Baru
1. Danpok 17 : Andre R.O. Kabagaimu (P. Pegunungan)
Asal Sekolah : SMAN 1 Wamena
Orang tua: Yohanes Lusius G.B. Kabagaimu dan Junita Roseline N.
2. Baki : Livenia Evelyn Kurniawan (Kalimantan Timur)
Asal Sekolah : SMA Katolik Santo PransiskusOrang tua : Eddy Kurniawan dan Luana Kalma
3. Cad. Baki : Lutfiyah Naurasyifa Utoyo (Sulawesi Tenggara)
Asal Sekolah : SMAN 1 KendariOrang tua : Utoyo Harly dan Ribka Diana Linsay Siwi
4. Danpok 8 : Fifandra Ardiansyah Daud (Maluku Utara)
Asal Sekolah : SMAN 1 HalbarOrang tua: Endro Sumarsono dan Yulce Serang
Baca juga: Jokowi Cabut Aturan Pelarangan Jilbab Paskibraka, Pengamat: Kalau Ada Kekeliruan Harus Diluruskan
5. Penggerek : Try Adyaksa S (Sulawesi Selatan)
Asal Sekolah : SMAN 1 ParepareOrang tua : Suriyanto dan Hasmawati
6. Pembentang : Akmal Faiz Ali Khadafi (Jawa Tengah)
Asal Sekolah : SMAN 4 SemarangOrang tua : Subhan dan Rikha Astriani
Formasi Tim Paskibraka Penurunan Sang Merah Putih Indonesia Maju
1. Danpok 17 : AA. Ngr. Panji Darma Putra (Bali)
Asal Sekolah : SMAN 1 Singaraja
Orang tua : A.A. Ngurah Saraswata dan Komang Goisi M.
2. Baki : Ni Komang Tri Setia (Bali)
Asal Sekolah : SMAN 1 Samarapura
Orang tua : I Nyoman Subrata dan Yovita Magdalen D.A.M
3. Cad. Baki : Kirana Asha widya Baskara (Banten)
Asal Sekolah : SMA Labschool Cirendeu
Orang tua : Rocky Panji Baskara dan Ranggi Kanya Prameswari
4. Danpok 8 : Joe Bayden Imanuel Kallem (Papua Tengah)
Asal Sekolah : SMA Kristen Anak Panah
Orang tua : Boythe Calvin Kallem dan Karmila Wiai
5. Pengerek : Sunnu Wahyudi (Kalimantan Timur)
Asal Sekolah : SMKN 2 Sangatta Utara
Orang tua : Siswoyo dan Sulistyowati
6. Pembentang : Abdul Zaky Hutera (DKI Jakarta)
Asal Sekolah : SMAN 67 Jakarta
Orang tua: Ismaidin dan Nurevariani
Sebagaimana diketahui, Paskibraka Nasional 2024 yang mengibarkan bendera Merah Putih menjadi elemen penting dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Oleh karena itu, proses seleksi anggota Paskibraka Nasional ini bukan hal yang mudah. Mereka harus melalui berbagai tahap seleksi yang ketat dan sangat disiplin, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.
Setiap tahapan seleksi Paskibraka Nasional ini melibatkan tes fisik, mental, serta pengetahuan kebangsaan yang ketat. Tujuannya untuk memastikan setiap anggota yang terpilih tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme.
(nnz)
Lihat Juga :