Raih Hibah Kemendikbud, Universitas BTH Edukasi Siswa SMP tentang Kesehatan Reproduksi

Senin, 19 Agustus 2024 - 19:35 WIB
loading...
Raih Hibah Kemendikbud,...
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi melalui aplikasi kuis interaktif dan membagikan menstrual pad di SMPN 16 Tasikmalaya. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi melalui aplikasi kuis interaktif di SMPN 16 Tasikmalaya. Kegiatan ini memperoleh dana hibah Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kemendikbudristek.

Tim pengabdian terdiri dari Anna Yuliana dengan anggota yaitu Resha Resmawati Saleha dan Hana Diana Maria. Anna menjelaskan, mereka melakukan pengabdian di SMP Negeri 16 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca juga: Perindo: Pemerintah Harus Perjelas PP Soal Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Remaja

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil observasi, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan informasi mengenai perilaku hidup sehat terutama berkaitan dengan kesehatan organ reprodukasi.Selain edukasi, mereka juga membagikan paket menstrual pad.

Para siswa, ujarnya, kurang teredukasi mengenai cara membersihkan organ reproduksi, informasi jenis-jenis pembalut (menstrual pad), tingginya kasus keluhan akibat menstruasi dan keputihan, masalah siklus menstruasi dan juga keterkaitan dengan perilaku seksual dihubungkan dengan akses digital yang sangat mudah namun tidak terkontrol.

"Berkaitan dengan hal tersebut diperlukan upaya untuk memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi remaja terutama pada remaja putri, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap kebersihan diri dan nantinya akan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan sebagai perempuan yang sehat," ujarnya, melalui siaran pers, Senin (19/8/2024).

Baca juga: Polemik Alat Kontrasepsi bagi Remaja, PBNU: Jangan Sampai Isu Seks Aman Jadi Legalisasi yang Tidak Halal

Dia menjelaskan, pemberian penyuluhan dengan media kuis interaktif ini diharapkan dapat menarik minat baik para guru maupun siswa sehingga proses penyampaian materi menjadi mudah untuk dipahami dab menyenangkan.

"Melalui kuis yang disampaikan, siswa dapat berinteraksi melalui media audi visual yang disesuiikan dengan perkembangan teknologi. Siswa dapat mengetahui dan mencari informasi mengenai hal yang ingin diketahuinya berkaiatan dengan Kesehatan reproduksi, tanpa harus merasa malu dan tabu," ucapnya.

Proses evaluasi disampaikan melalui dua tahap, yaitu pre dan post test. Hasil pre-test (kondisi sebelum diberikan penyuluhan) menunjukkan nilai sebesar 58,3% yang menunjukkan sasaran kurang mengetahui informasi tentang kesehatan repsroduksi yang sehat sehat serta tingkat kesadaran untuk melakukannya juga dalam kategori rendah.

Hasil post-test (kondisi setelah diberikan edukasi) menunjukkan 96,2 persen pengetahuan dan kesadaran siswa dan guru meningkat mengenai kesehatan reproduksi dan seksual remaja. Hal tersebut menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan siswi SMP 26 mengenai kesehatan reproduksi yang dibuktikan dengan presentasi hasil post-test lebih tinggi dari pre-test.

Para santri yang mengikuti kegiatan pengabdian menyadari pentingnya memelihara organ kesehatan reproduksi, cara membersihkan organ kelamin yang baik dan benar, pentingnya makanan yang sehat untuk menjaga organ reproduksi, berbagai jenis dan cara penggunaan menstrual pad yang tepat serta penyakit yang ditimbulkan akibat penggunaan menstrual pad yang tidak tepat.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan masyarakat yang juga merupakan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Di antaranya mencakup dosen berkegiatan di luar kampus, hasil kerja dosen bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus. "Manfaat yang komprehensif ini sangat menguntungkan bagi pihak institusi dan pihak mitra sasaran," pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar IPB University...
Pakar IPB University Ungkap Mitos Kucing Bikin Mandul, Ini Faktanya
Dosen Unika Atma Jaya...
Dosen Unika Atma Jaya Edukasi Remaja Perempuan tentang Kesehatan Reproduksi
Jalan Terjal Anak Panti...
Jalan Terjal Anak Panti Asuhan Asal Tasik Meraih Beasiswa LPDP di UI
FIK UI Edukasi Pencegahan...
FIK UI Edukasi Pencegahan HIV dan Kesehatan Reproduksi kepada Remaja dengan Permainan Rama Shinta
Program Sharing Session...
Program Sharing Session BuddyKu Hadir di SMAN 1 Tasikmalaya
Tabu, FKM UI Latih 39...
Tabu, FKM UI Latih 39 Guru SLB soal Kesehatan Reproduksi Remaja Tunagrahita
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
12 Kelas Balap Meriahkan...
12 Kelas Balap Meriahkan Astra Honda Dream Cup 2026 di Tasikmalaya
Rekomendasi
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia versi THE WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved