Ultah Pertama, Fakultas Kedokteran Presuniv Gelar Sejumlah Acarapougu
Selasa, 03 September 2024 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
Kebiasaan seperti itu akan memicu terjadinya beberapa masalah baik dalam jangka pendek maupun panjang. “Dalam jangka pendek akan terjadi nyeri otot, kelelahan visual, dan kehilangan konsentrasi kerja,” ungkapnya.
Dalam jangka panjang, kondisi ini menyebabkan terjadinya gangguan postur tubuh, nyeri yang bersifat kronis, serta stress dan gangguan mental. Jika tidak ditangani secara serius, menurut Rima, akan berdampak pada perekonomian melalui peningkatan biaya kesehatan dan menurunkan produktivitas. ”Semuanya pada gilirannya akan merugikan negara,” tuturnya.
Untuk soal biaya, urai Rima, ada yang langsung dan tidak langsung. “Untuk yang langsung, misalnya, biaya pengobatan naik 20%-30% lebih tinggi. Sementara, yang tidak langsung adalah produktivitas pekerja akan turun 15%-20%, dan ketidakhadiran rata-rata bisa 5-10 hari per tahun,” paparnya.
Ia juga mengutip hasil studi di Amerika Serikat yang menyebutkan biaya langsung bisa mencapai USD20 miliar per tahun. Yang tidak langsung bahkan lebih tinggi, yakni USD100 miliar per tahun.
Menurutnya Rima, di Uni Eropa dari berbagai kasus penyakit yang terjadi di sana, ternyata 40%-50% di antaranya terkait dengan dunia kerja. “Kerugian yang ditimbulkan akibat berbagai penyakit tersebut diperkirakan mencapai 2%-3% dari Produk Domestik Bruto Uni Eropa,” urainya.
Dalam jangka panjang, kondisi ini menyebabkan terjadinya gangguan postur tubuh, nyeri yang bersifat kronis, serta stress dan gangguan mental. Jika tidak ditangani secara serius, menurut Rima, akan berdampak pada perekonomian melalui peningkatan biaya kesehatan dan menurunkan produktivitas. ”Semuanya pada gilirannya akan merugikan negara,” tuturnya.
Untuk soal biaya, urai Rima, ada yang langsung dan tidak langsung. “Untuk yang langsung, misalnya, biaya pengobatan naik 20%-30% lebih tinggi. Sementara, yang tidak langsung adalah produktivitas pekerja akan turun 15%-20%, dan ketidakhadiran rata-rata bisa 5-10 hari per tahun,” paparnya.
Ia juga mengutip hasil studi di Amerika Serikat yang menyebutkan biaya langsung bisa mencapai USD20 miliar per tahun. Yang tidak langsung bahkan lebih tinggi, yakni USD100 miliar per tahun.
Menurutnya Rima, di Uni Eropa dari berbagai kasus penyakit yang terjadi di sana, ternyata 40%-50% di antaranya terkait dengan dunia kerja. “Kerugian yang ditimbulkan akibat berbagai penyakit tersebut diperkirakan mencapai 2%-3% dari Produk Domestik Bruto Uni Eropa,” urainya.
Lihat Juga :