Dukung Transisi Energi Bersih, Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak Inovasi Kendaraan Listrik

Kamis, 12 September 2024 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Dukung Transisi Energi Bersih, Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak Inovasi Kendaraan Listrik

Randy dan mesin penggerak listrik yang dipamerkan pada acara HEPCON 2024. Foto/SINDOnews.

Keunggulan ini membuat motor lebih mudah diinstalasi dan lebih responsif saat digunakan, terutama di medan yang menanjak.

Motor listrik yang dikembangkan ini memiliki kecepatan hingga 3000 RPM dan mampu beroperasi selama 8 jam non-stop.

Selain itu, inovasi motor penggerak listrik buatan mahasiswa PENS telah dipatenkan, membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam memproduksi komponen motor listrik secara mandiri. "Ini bukti bahwa kita bisa memproduksi dan memanufaktur motor listrik di Indonesia, tanpa harus bergantung pada impor," tambah Randy.

Dengan tantangan minimnya ketersediaan mesin khusus di Indonesia, mahasiswa PENS tetap berhasil menciptakan inovasi-inovasi mutakhir. Proyek pengembangan motor listrik ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berkontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi, bahkan sebagai tugas akhir tanpa skripsi.

Randy, yang bercita-cita melanjutkan studi ke jenjang S2 di bidang Mekatronika, optimis dengan masa depan transportasi listrik di Indonesia.

Inovasi Mesin Pintar Kapal Listrik Ramah LingkunganPoltera

Ekosistem kendaraan listrik yang didukung oleh perguruan tinggi pun tidak hanya untuk kendaraan di darat, Politeknik Negeri Madura (Poltera) dalam hal ini juga menghadirkan inovasi mesin penggerak bertenaga listrik yang dipasang di buritan kapal kecil atau perahu.

Ditemui di acara yang sama, Dosen Poltera Bayu Praharsena mengatakan, mesin pintar kapal listrik inovasi kampusnya itu diberi nama eMOTION dan dirancang untuk memberi daya dorong pada perahu yang dapat dikendalikan sesuai kecepatan yang diinginkan berbasis pada teknologi canggih.

Dukung Transisi Energi Bersih, Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak Inovasi Kendaraan Listrik


Inovasi mesin pintar kapal listrik ramah lingkungan dari Poltera. Foto/Poltera

eMOTION ini dikembangkan mahasiswa D3 Teknik Listrik Industri di kampus yang berada di Sampang, Jawa Timur itu. eMOTION yang dipamerkan di HEPCOn ini merupakan proyek tahap kedua, setelah di tahap pertama membuat mesin penggerak kapal dengan kapasitas 20 kilowatt (KW) dengan riset selama delapan bulan.

Sukses di tahap pertama, pihaknya pun mulai mengembangkan mesin penggerak dengan ukuran 5 KW. "Ini risetnya tiga bulan dan sudah di uji coba di sungai mangrove," tuturnya.

Mesin penggerak bertenaga listrik ini dinilainya cocok di pakai di area konservasi dan wisata yang bisa menjaga ekosistem perairan dengan mengurangi polusi suara dan udara. Suara mesin yang lebih senyap dan minim getaran pun menjadi keunggulan tersendiri.

Fitur utama e-MOTION itu selengkapnya adalah mendukung berbagai sumber pengisian daya, menggabungkan energi terbarukan dalam operasionalnya, mengurangi polusi udara dan suara, sistem tanpa transmisi yang sederhana dan efisien, serta dapat dipasang pada sistem inboard atau outboard.

Dia mengungkapkan, kiprah inovasi Poltera pun tak berhenti di mesin penggerak bertenaga listrik ini. Sebab mereka tengah menggarap solar panel charging station untuk menekan biaya operasional.

Inovasi Baterai, Komponen Kunci Mobil Listrik


Dengan kontribusi sekitar 35-40 persen dari harga total mobil listrik saat ini, baterai memang menjadi komponen kunci dalam mobil listrik. Perguruan tinggi pun menangkap peluang ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2.468 Peserta SNBT 2026...
2.468 Peserta SNBT 2026 Diterima di ITS, Cek Jadwal Daftar Ulangnya
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
ITS Buka Jalur Mandiri...
ITS Buka Jalur Mandiri SMITS FLAT dan ACE 2026, Bebas Uang Pangkal di Jalur Beasiswa
Momen Haru Orang Tua...
Momen Haru Orang Tua Wisudawan ITS Terima Ijazah Anaknya yang Gugur saat Pengabdian
Lulus Doktoral, Dosen...
Lulus Doktoral, Dosen ITPLN Temukan Solusi Cas EV Super Cepat
ITS Kembangkan Bensin...
ITS Kembangkan Bensin Sawit Rendah Emisi, Solusi Krisis BBM
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif Kendaraan Listrik Idealnya Dicabut Bertahap
Rekomendasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Berita Terkini
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved