FEB Unair Dampingi Pelaku Usaha Desa Besur Lamongan Perluas Pasar Produk Go Global
Selasa, 17 September 2024 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi strategi efektif yang dipaparkannya adalah jika pelaku usaha dapat menargetkan negara-negara yang memiliki banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, maupun Facebook.
Setelah materi disampaikan, rangkaian acara pertama diakhiri dengan sesi tanya jawab dan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta.
Hasilnya memperlihatkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 35,7 menjadi 48,5, menandakan peserta mampu menyerap materi dengan lebih baik setelah pelatihan.
Selanjutnya, acara berlanjut ke sesi kedua, yaitu "Klinik UMKM." Dalam kegiatan ini, Tim Unair memberikan pendampingan intensif kepada UMKM di Desa Besur untuk membantu mereka mendapatkan legalitas usaha secara gratis, seperti NIB, SPP-IRT, NPWP, dan Sertifikat Halal, yang juga dibantu oleh tim Pusat Halal Universitas Airlangga.
Program ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum kepada UMKM Desa Besur dengan adanya pelatihan dan pendampingan pembuatan legalitas usaha sehingga dapat meningkatkan kepercayaan stakeholder serta mendukung UMKM Desa Besur untuk memperluas skala usahanya dan memperkuat posisinya di pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini juga menandai selesainya seluruh rangkaian Pengabdian Masyarakat "Pemberdayaan Islamic Sociopreneurship Menuju UMKM Go-Digital dan Global di Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan," yang didukung Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (DRTPM) Kemendikbudristek dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Anggaran 2024.
Setelah materi disampaikan, rangkaian acara pertama diakhiri dengan sesi tanya jawab dan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta.
Hasilnya memperlihatkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 35,7 menjadi 48,5, menandakan peserta mampu menyerap materi dengan lebih baik setelah pelatihan.
Selanjutnya, acara berlanjut ke sesi kedua, yaitu "Klinik UMKM." Dalam kegiatan ini, Tim Unair memberikan pendampingan intensif kepada UMKM di Desa Besur untuk membantu mereka mendapatkan legalitas usaha secara gratis, seperti NIB, SPP-IRT, NPWP, dan Sertifikat Halal, yang juga dibantu oleh tim Pusat Halal Universitas Airlangga.
Program ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum kepada UMKM Desa Besur dengan adanya pelatihan dan pendampingan pembuatan legalitas usaha sehingga dapat meningkatkan kepercayaan stakeholder serta mendukung UMKM Desa Besur untuk memperluas skala usahanya dan memperkuat posisinya di pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini juga menandai selesainya seluruh rangkaian Pengabdian Masyarakat "Pemberdayaan Islamic Sociopreneurship Menuju UMKM Go-Digital dan Global di Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan," yang didukung Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (DRTPM) Kemendikbudristek dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Anggaran 2024.
(wyn)
Lihat Juga :