Dua Mahasiswa Prodi Aktuari President University Raih Beasiswa IISMA 2024 di Jerman dan Hungaria

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 07:00 WIB
loading...
Dua Mahasiswa Prodi...
Kaprodi Aktuari President University, Dr. Dadang Amir Hamzah menyebut, saat ini ada 2 mahasiswa Prodi Aktuari yang mendapat beasiswa IISMA 2024. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Dua mahasiswa Prodi Aktuari President University meraih beasiswa belajar di perguruan tinggi luar negeri Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kedua mahasiswa itu yakni Zievan Ananta dari jurusan ACS 2021 belajar di University of Pech - Hungary dan Sekar Ayu dari ACS tahun 2022 mengikuti studi di Humboldt University - Jerman.

"Saya sangat antusias untuk belajar dan berkolaborasi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang dan universitas untuk memperluas wawasan di luar prodi aktuaria. Harapan saya adalah dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri, membangun koneksi, dan membawa kembali pengalaman serta pengetahuan yang bermanfaat ke Indonesia," kata Zievan melalui keterangan resmi dari kampusnya di Hunggaria, Kamis (3/10/2024).

Ditempat terpisah, Sekar Ayu yang juga sedang berada di Jerman mengemukakan bahwa dirinya sangat senang bisa mendaoat kesempatan untuk mewujudkan mimpinya belajar di luar negeri.

"Saya tidak percaya bisa studi di Humboldt University di Berlin, Jerman ini. Saya sangat senang bisa mencapai satu-satu cita-cita saya kuliah di luar negeri. Saya berharap agar kita semua mahasiswa Indonesia untuk terus mengejar mimpi, jangan menyerah, kita harus optimis ada beragam pintu yang terbuka bagi mahasiswa Indonesia untuk dapat melanjutkan studi di luar negeri," kata Sekar Ayu melalui keterangan resmi di kampusnya di Berlin, Jerman.

Baca juga: Alumni President University Frida Riliandhita Raih Beasiswa S2 di Sorbonne University

Sebagai informasi, selain Zivan dan Sekar Ayu, terdapat tiga mahasiswa prodi aktuari President University tang turut mendapat beasiswa IISMA di tahun sebelumnya, mereka adalah Phil Dillon ditahun 2022. Kevin dan Jason di tahun 2023.

Sementara itu data menyebutkan, sebanyak 79% mahasiswa tingkat akhir Prodi Aktuari President University telah diterima bekerja sebelum mereka lulus kuliah. Tingginya permintaan tenaga profesional di bidang aktuaris menjadi penyebab utama kenapa hal itu terjadi.

“Dari data dari Persatuan Aktuaris Indonesia, kurang dari seribu orang aktuaris di Indonesia. Sehingga permintaannya sangat tinggi namun suplainya rendah. Dan kami baru saja melakukan re-akreditasi, nah, salah satu laporannya adalah kami mempunyai tingkat penyerapan lulusan yang bekerja itu cukup tinggi. Bahkan 79 dari 100 mahasiswa kami sebelum lulus sudah diterima bekerja," jelas Kepala Program Studi (Kaprodi) Aktuari President University, Dr. Dadang Amir Hamzah, S.Si., M. dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (3/10/2024).

Menurut Dadang, tingginya penyerapan mahasiswa aktuaris lantaran di Indonesia sendiri belum banyak universitas yang membuka prodi aktuari, terutama kampus swasta.

Selain itu, peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengisyaratkan bahwa perusahaan yang bergerak di bidang industri keuangan dan yang berkaitan dengan industri keuangan wajib mempunyai minimal satu aktuaris turut meningkatkan permintaan.

"Laporan kami menyebut bahwa lulusan prodi aktuari hanya membutuhkan waktu tunggu kurang dari 3 bulan untuk bekerja di perusahaan yang diinginkan. Nah ditambah lagi ada peraturan OJK ini, jadi semakin tinggi permintaan. Untuk di kami saja, sebelum lulus, anak-anak sudah banyak direkrut oleh perusahaan-perusahaan bidang finansial seperti Stephen Morris konsultan aktuaris, Candi Insurance, Rama Insurance, Astra Insurance dan banyak lainnya," terang Dadang.

Menurutnya, tingginya penyerapan lulusan dari prodi aktuari President University tak lepas dari metode ajar yang diterapkan mulai dari pemanfaatan ilmu data sains untuk memecahkan masalah-masalah finansial dan asuransi.

Kemudian bagaimana menggunakan machine learning, artificial intelligence, dan teknologi-teknologi terkini untuk memecahkan masalah-masalah yang muncul di dunia finansial.

Lalu bagaimana melakukan peramalan harga saham, perhitungan harga opsi, perhitungan jadangan premium, dan perhitungan resiko kebangkrutan dengan menggunakan teknologi-teknologi dan tools yang terkini.

Tak hanya itu, menurut Dadang para mahasiswa juga dibekali dengan praktik langsung bagaimana melakukan analisis data keuangan menggunakan alat analisis data tingkat lanjut seperti Python dan R untuk memecahkan masalah bisnis di bidang asuransi, keuangan, dan industri terkait lainnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Angkatan Pertama Beasiswa...
Angkatan Pertama Beasiswa FR Foundation Siap Tempuh Pendidikan Tinggi di Jepang
Rekomendasi
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Berita Terkini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved