Video Pendek PJJ, Madrasah ini Dapat Apresiasi Kemendikbud dan Kemenag
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 13:50 WIB
loading...
Salah seorang siswa MI Miftahul Akhlaqiyah, Ngaliyan, Semarang saat mengikuti pembelajaran jarak jauh. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Akhlaqiyah Ngaliyan Semarang mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) berkat kreativitasnya membuat video pendek belajar dari rumah saat pandemi.
Apresiasi diberikan kepada MI yang pernah viral sebagai sekolah pertama bayar pakai gopay ini melalui panitia Apresiasi Berbagi Praktik Baik Sambut Tahun Ajaran Baru kerja sama dua kementerian tersebut untuk video pendek berjudul “Selalu Belajar dan Memetik Hikmah COVID-19 MI Miftahul Akhlaqiyah Semarang.”
Kepala MI Miftahul Akhlaqiyah Moh. Miftahul Arief menjelaskan, video pendek tersebut ide awalnya sebenarnya dibuat untuk menyambut siswa pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). (Baca juga: Selain Kurikulum Darurat, Kemendikbud Juga Siapkan Modul Khusus PAUD-SD )
“Kami ingin MPLS yang beda, biar siswa tidak jenuh dan semangat mengingat mereka dirundung ancaman persebaran virus COVID-19 yang mengharuskan belajar dari rumah, maka kami mengenalkan pendidik dan tenaga kependidikan serta menyemangati mereka melalui media tersebut, setelah itu ternyata ada kesempatan lomba, ya kita ikuti saja," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (27/8/2020).
Namun, setelah proses MPLS selesai ternyata ada pengumuman lomba pembuatan film pendek tersebut, madrasah yang pertama memiliki pembayaran QRIS ini pun lantas didaftarkan mengikuti lomba. (Baca juga: Sekolah Diminta Sediakan 2 Opsi Pembelajaran Siswa di Zona Kuning dan Hijau )
Apresiasi diberikan kepada MI yang pernah viral sebagai sekolah pertama bayar pakai gopay ini melalui panitia Apresiasi Berbagi Praktik Baik Sambut Tahun Ajaran Baru kerja sama dua kementerian tersebut untuk video pendek berjudul “Selalu Belajar dan Memetik Hikmah COVID-19 MI Miftahul Akhlaqiyah Semarang.”
Kepala MI Miftahul Akhlaqiyah Moh. Miftahul Arief menjelaskan, video pendek tersebut ide awalnya sebenarnya dibuat untuk menyambut siswa pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). (Baca juga: Selain Kurikulum Darurat, Kemendikbud Juga Siapkan Modul Khusus PAUD-SD )
“Kami ingin MPLS yang beda, biar siswa tidak jenuh dan semangat mengingat mereka dirundung ancaman persebaran virus COVID-19 yang mengharuskan belajar dari rumah, maka kami mengenalkan pendidik dan tenaga kependidikan serta menyemangati mereka melalui media tersebut, setelah itu ternyata ada kesempatan lomba, ya kita ikuti saja," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (27/8/2020).
Namun, setelah proses MPLS selesai ternyata ada pengumuman lomba pembuatan film pendek tersebut, madrasah yang pertama memiliki pembayaran QRIS ini pun lantas didaftarkan mengikuti lomba. (Baca juga: Sekolah Diminta Sediakan 2 Opsi Pembelajaran Siswa di Zona Kuning dan Hijau )
Lihat Juga :