Teknologi Digital Dorong Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi Dunia
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
Kolaborasi antar perguruan tinggi juga tetap bisa dilakukan di tengah pandemi. Seperti kerja sama STIE Ekuitas dengan salah satu perguruan tinggi di Korea Selatan. Ekuitas tetap bisa menjalankan program pertukaran pelajar dan mengirimkan mahasiswanya ke Korea Selatan.
Sementara itu, pembicara dari Youngsan University, Korea Selatan Jihyun Park mengatakan, kolaborasi antar perguruan tinggi tetap bisa dilakukan kendati saat ini aktivitas terbatas oleh wabah COVID-19. Perguruan tinggi nya, kata dia, baru baru ini juga menjalin kerja sama penelitian dengan Perguruan Tinggi di Indonesia. (Baca juga: 4 Tahun, UGM Duduki Peringkat I Bidang Kemahasiswaan Nasional )
"Penyelenggaraan webinar juga dapat memudahkan semua pihak. Webinar bisa melibatkan banyak pihak yang lebih luas. Tak hanya bagi para dosen, tetapi juga mahasiswa," katanya.
Pembicara lainnya dari University Malaysia Kelantan M Rafi bin Yacoob mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menerapkan pembelaran menggunakan media digital. Di mana mahasiswa tak hanya menoton belajar di kelas.
"Kami justru menghadapkan mahasiswa pada kehidupan nyata dan pengalaman nyata menjadi pengusaha. Sehingga, nantinya diharapkan mahasiswa akan siap menjadi wirausaha karena melalui proses wirausaha," imbuh dia.
Sementara itu, pembicara dari Youngsan University, Korea Selatan Jihyun Park mengatakan, kolaborasi antar perguruan tinggi tetap bisa dilakukan kendati saat ini aktivitas terbatas oleh wabah COVID-19. Perguruan tinggi nya, kata dia, baru baru ini juga menjalin kerja sama penelitian dengan Perguruan Tinggi di Indonesia. (Baca juga: 4 Tahun, UGM Duduki Peringkat I Bidang Kemahasiswaan Nasional )
"Penyelenggaraan webinar juga dapat memudahkan semua pihak. Webinar bisa melibatkan banyak pihak yang lebih luas. Tak hanya bagi para dosen, tetapi juga mahasiswa," katanya.
Pembicara lainnya dari University Malaysia Kelantan M Rafi bin Yacoob mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menerapkan pembelaran menggunakan media digital. Di mana mahasiswa tak hanya menoton belajar di kelas.
"Kami justru menghadapkan mahasiswa pada kehidupan nyata dan pengalaman nyata menjadi pengusaha. Sehingga, nantinya diharapkan mahasiswa akan siap menjadi wirausaha karena melalui proses wirausaha," imbuh dia.
(mpw)
Lihat Juga :