Lebih dari Sekadar Mengajar, Wahyudi yang Mendidik dengan Hati

Jum'at, 22 November 2024 - 18:53 WIB
loading...
A A A
Kembalinya roh mengajar juga dikuatkan dengan salah satu komentar mantan murid di story media sosialnya. Siswa tersebut memohon agar ia kembali ke sekolah.

“Pak tolong jadi guru lagi. Indonesia butuh guru yang seperti Pak Wah,“ kata lulusan Universitas Tanjungpura ini.

Membaca komentar tersebut, ia mengaku langsung menangis. Ia merasa terpompa semangatnya untuk mengajar.

Dari rentetan peristiwa itu, Wahyudi akhirnya memutuskan kembali menjadi guru. Lalu ia mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Kini masa studinya akan segera berakhir. “Alhamdulillah ini udah menuju pengumuman hampir lulus dan (Setelah lulus PPG Prajabatan) bakalan jadi guru lagi (Sempat vakum mengajar di sekolah tetapi ia menjadi teacher trainer). Walaupun sekarang status saya sudah menjadi teacher trainer, “ tuturnya bersemangat.

Mengajar Sesuai Kodrat Alam dan Kodrat Zaman
Dalam mengajar, "Guru Inspirator" SMP dan SMA Pelita Cemerlang 2019 ini memang memiliki cara yang sangat mengesankan bagi anak muridnya. Untuk pendidikan anak-anak ia selalu memegang teguh prinsip Ki Hajar Dewantara, bahwa mengajarlah anak sesuai kodrat alam dan kodrat zaman.

Salah satunya adalah mengajar sesuai dengan tuntutan zaman. “Kita tidak bisa mengajar dengan ngomong misalnya, zamannya dulu, zamannya Bapak dulu,“ katanya.

Menurut Wahyudi, mendidik harus berdasarkan pengalaman dan konteks nyata serta sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satunya adalah sesuai dengan dengan kemajuan teknologi.

Ia menggarisbawahi yang dimaksud teknologi bukan hanya teknologi digital tetapi bisa dari hal sederhana di sekitar kita. “Teknologi apapun yang kita bisa gunakan di dalam kelas, “ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapan Hari Guru Nasional...
Kapan Hari Guru Nasional 2025? Ini 25 Ucapan Terima Kasih untuk Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Berbasis STEM Jadi Kunci Terwujudnya Generasi Unggul untuk Indonesia Emas
Wisuda UPH 2025: 1.921...
Wisuda UPH 2025: 1.921 Lulusan Diutus untuk Menjadi Pemimpin Berintegritas dan Berdampak
Efisien dan Tepat Sasaran:...
Efisien dan Tepat Sasaran: Mekanisme Tunjangan Langsung ke Rekening, Banjir Pujian Para Guru
Link Pengumuman Hasil...
Link Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS Kemendikbud dan Kemenag 2024
Dana PIP Kemdikbud 2024...
Dana PIP Kemdikbud 2024 Cair, Bagaimana Cara Penarikannya?
Cari Tahu Tentang Kantong...
Cari Tahu Tentang Kantong Nikotin ZYN, Produk Alternatif Bebas Asap Tanpa Perangkat
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Kejagung Buka Peluang...
Kejagung Buka Peluang Periksa Eks Mendikbud di Kasus Korupsi Pengadaan Laptop
Rekomendasi
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved