10 Universitas Jurusan Arsitektur Terbaik di Indonesia, Cek Biaya Kuliahnya
Kamis, 28 November 2024 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Biaya kuliah per semester di UI bervariasi tergantung pada jenjang program dan disesuaikan dengan kemampuan finansial orang tua mahasiswa, menurut informasi yang ditemukan di situs web resmi UI. Biaya yang diperkirakan untuk Program Sarjana Reguler dan Vokasi berkisar antara Rp500.000 hingga Rp20.000.000. Biaya ini dapat berubah sesuai dengan keadaan.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berada di peringkat keempat di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi ITS menempati peringkat ke-199 di Asia dan peringkat ke-661 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
Menurut laman Edurank, besaran biaya kuliah per mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) per semesternya mengikuti tingkatan programnya, mulai dari program Sarjana sekitar Rp7.500.000, Pascasarjana Rp10.000.000, dan Program Doktoral Rp12.500.000.
Biaya tersebut merupakan biaya estimasi umum dan belum mencakup akomodasi, buku, serta biaya hidup lainnya. Selain itu, biaya program juga dapat berbeda secara signifikan antara mahasiswa lokal dan internasional.
Universitas Tarumanagara (Untar) berada di peringkat kelima di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi Untar menempati peringkat ke-203 di Asia dan peringkat ke-682 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
Melansir dari Quipper.com biaya per SKS mata kuliah untuk setiap mahasiswa Untar sebesar Rp400.000 tergantung masing-masing jumlah SKS yang diambil per semester. Biaya ini belum termasuk Biaya penyelenggara pendidikan (BPP) yang dibayar setiap semester bersamaan dengan pembayaran biaya SKS dan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) yang dibayar satu kali setelah lulus dari seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
Universitas Bina Nusantara (BINUS University) berada di peringkat keenam di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi ITS menempati peringkat ke-212 di Asia dan peringkat ke-704 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
BINUS adalah salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia dengan sejarah yang panjang. Didirikan pada 21 Oktober 1974, Universitas Bina Nusantara memulai kursus komputer modern dan berkembang menjadi Akademi Teknik Komputer (ATK) pada 1 Juli 1981.
Situs Edurank melaporkan bahwa BINUS memiliki tingkat penerimaan sekitar 75% berdasarkan rasio penerimaan terhadap jumlah pendaftar dan data pendaftaran lainnya. Ini menunjukkan bahwa ada banyak peluang bagi calon mahasiswa untuk mendaftar di kampus ini.
Biaya kuliah di BINUS sangat beragam dan disesuaikan dengan fakultas masing-masing, menurut situs web Brain Academy. Biaya kuliah berkisar antara Rp18.700.000 dan Rp21.300.000, tetapi harga ini tidak mencakup lab, peralatan, dan sumbangan.
Universitas Kristen Petra (UKP) berada di peringkat ketujuh di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi UKP menempati peringkat ke-229 di Asia dan peringkat ke-771 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
Melansir dari Quipper.com biaya per SKS atau Dana Pendaftaran Rencana Studi (DPRS) khusus jurusan Arsitektur di UKP sebesar Rp900.000. Ini belum termasuk biaya seperti Dana Pengembangan Universitas (DPU) yang dibayarkan mahasiswa satu kali di awal masuk dan dapat diangsur sebanyak 5 kali selama lima bulan berturut-turut. Dana Pembelajaran Semester (DPS), dibayarkan per semester untuk jurusan Arsitektur sendiri sebesar Rp13.900.000
Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di peringkat kedelapan di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi UGM menempati peringkat ke-230 di Asia dan peringkat ke-772 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berada di peringkat keempat di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi ITS menempati peringkat ke-199 di Asia dan peringkat ke-661 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
Menurut laman Edurank, besaran biaya kuliah per mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) per semesternya mengikuti tingkatan programnya, mulai dari program Sarjana sekitar Rp7.500.000, Pascasarjana Rp10.000.000, dan Program Doktoral Rp12.500.000.
Biaya tersebut merupakan biaya estimasi umum dan belum mencakup akomodasi, buku, serta biaya hidup lainnya. Selain itu, biaya program juga dapat berbeda secara signifikan antara mahasiswa lokal dan internasional.
5. Universitas Tarumanagara (Untar)
Universitas Tarumanagara (Untar) berada di peringkat kelima di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi Untar menempati peringkat ke-203 di Asia dan peringkat ke-682 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
Melansir dari Quipper.com biaya per SKS mata kuliah untuk setiap mahasiswa Untar sebesar Rp400.000 tergantung masing-masing jumlah SKS yang diambil per semester. Biaya ini belum termasuk Biaya penyelenggara pendidikan (BPP) yang dibayar setiap semester bersamaan dengan pembayaran biaya SKS dan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) yang dibayar satu kali setelah lulus dari seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
6. Universitas Bina Nusantara (BINUS University)
Universitas Bina Nusantara (BINUS University) berada di peringkat keenam di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi ITS menempati peringkat ke-212 di Asia dan peringkat ke-704 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
BINUS adalah salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia dengan sejarah yang panjang. Didirikan pada 21 Oktober 1974, Universitas Bina Nusantara memulai kursus komputer modern dan berkembang menjadi Akademi Teknik Komputer (ATK) pada 1 Juli 1981.
Situs Edurank melaporkan bahwa BINUS memiliki tingkat penerimaan sekitar 75% berdasarkan rasio penerimaan terhadap jumlah pendaftar dan data pendaftaran lainnya. Ini menunjukkan bahwa ada banyak peluang bagi calon mahasiswa untuk mendaftar di kampus ini.
Biaya kuliah di BINUS sangat beragam dan disesuaikan dengan fakultas masing-masing, menurut situs web Brain Academy. Biaya kuliah berkisar antara Rp18.700.000 dan Rp21.300.000, tetapi harga ini tidak mencakup lab, peralatan, dan sumbangan.
7. Universitas Kristen Petra (UKP)
Universitas Kristen Petra (UKP) berada di peringkat ketujuh di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi UKP menempati peringkat ke-229 di Asia dan peringkat ke-771 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
Melansir dari Quipper.com biaya per SKS atau Dana Pendaftaran Rencana Studi (DPRS) khusus jurusan Arsitektur di UKP sebesar Rp900.000. Ini belum termasuk biaya seperti Dana Pengembangan Universitas (DPU) yang dibayarkan mahasiswa satu kali di awal masuk dan dapat diangsur sebanyak 5 kali selama lima bulan berturut-turut. Dana Pembelajaran Semester (DPS), dibayarkan per semester untuk jurusan Arsitektur sendiri sebesar Rp13.900.000
8. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di peringkat kedelapan di Indonesia versi Edurank dalam daftar sebagai Universitas dengan program studi Arsitektur terbaik di Indonesia. Prestasi ini terlihat dengan posisi UGM menempati peringkat ke-230 di Asia dan peringkat ke-772 di seluruh dunia dalam bidang Jurusan Arsitektur tahun 2024 versi EduRank.
Lihat Juga :