Gandeng Bank BTN, FEB UWKS Edukasi Mahasiswa Bahaya Judi Online dan Pinjol
Rabu, 04 Desember 2024 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
“Biasanya mahasiswa itu kan banyak tugas, waktu kuliah yang padat, ke perpustakaan, dan sebagainya. Perbanyaklah waktu untuk hal positif,” ujarnya.
Cara lain yaitu menghindari pergaulan dengan para penjudi atau lingkungan yang melakukan aktivitas perjudian.
“Di sini, lingkungan sangat mempengaruhi kita. Makanya adik-adik mahasiswa di sini harus pandai-pandai bergaul dan memilih teman,” tambahnya.
Diani juga menambahkan, cara lainnya adalah memblokir semua akses yang akan membawa ke permainan judi online.
“Juga harus ditanamkan pemahaman mengenai risiko berjudi, seperti menimbulkan kecanduan, depresi dan lainnya,” urainya.
Bagaimana jika sudah telanjut terjerumus ke judi online? Bankir berhijab ini pun memberikan kiat-kiatnya. Antara lain menjauhi komunitas perjudian dan memutuskan hubungan dengan teman yang berjudi.
Kiat lain adalah memblokir situs judi online, mencari dukungan orang terdekat, minta bantun orang terpercaya untuk mengelola keuangan.
“Temukan hobi dan aktivitas alternatif yang positif, serta mendapatkan bantuan professional misalnya psikolog dan tokoh agama,” paparnya.
Cara lain yaitu menghindari pergaulan dengan para penjudi atau lingkungan yang melakukan aktivitas perjudian.
“Di sini, lingkungan sangat mempengaruhi kita. Makanya adik-adik mahasiswa di sini harus pandai-pandai bergaul dan memilih teman,” tambahnya.
Diani juga menambahkan, cara lainnya adalah memblokir semua akses yang akan membawa ke permainan judi online.
“Juga harus ditanamkan pemahaman mengenai risiko berjudi, seperti menimbulkan kecanduan, depresi dan lainnya,” urainya.
Bagaimana jika sudah telanjut terjerumus ke judi online? Bankir berhijab ini pun memberikan kiat-kiatnya. Antara lain menjauhi komunitas perjudian dan memutuskan hubungan dengan teman yang berjudi.
Kiat lain adalah memblokir situs judi online, mencari dukungan orang terdekat, minta bantun orang terpercaya untuk mengelola keuangan.
“Temukan hobi dan aktivitas alternatif yang positif, serta mendapatkan bantuan professional misalnya psikolog dan tokoh agama,” paparnya.
Lihat Juga :