Direktorat PTKI Kemenag Cetak Sejarah, 27 PTKIN Terakreditasi Unggul
Selasa, 17 Desember 2024 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah ini meningkat signifikan dari 2022. Kala itu, jumlah PTKIN dengan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul masih sebanyak 7 PTKIN. Dalam kurun waktu 2023 sampai dengan Desember 2024, terdapat penambahan 20 PTKIN dengan APT Unggul, sehingga secara keseluruhan terdapat 27 PTKIN dengan APT Unggul.
27 PTKNI dengan APT Unggul tersebut adalah UIN Yogyakarta, UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Bandung, UIN Makassar, UIN Jakarta, UIN Semarang, UIN Aceh, UIN Palembang, UIN Surakarta, UIN Pekalongan, IAIN Manado, UIN Lampung, UIN Mataram, UIN KHAS Jember, UIN SAIZU Purwokerto, UIN Tulungagung, UIN Riau, UIN Sumatera Utara, IAIN Ponorogo, UIN Padang, UIN Salatiga, UIN Batusangkar, UIN Banjarmasin, UIN Samarinda, dan UIN Jambi.
Dengan capaian gemilang di dalam negeri, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat PTKI enggan berpuas dengan terus mendorong PTKIN untuk meningkatkan reputasi hingga gayung pun bersambut. Dua PTKIN di bawah Kementerian Agama di kancah internasional kini mulai diakui.
Quacquarelli Symonds World Iniversity Rankings (QS-WUR) mencatatkan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta 751-800 untuk level Asia, sementara UIN Malik Ibrahim Malang pada peringkat 901 di level yang sama. Capaian ini cukup membanggakan mengingat QS-WUR merupakan salah satu peringkat internasional yang paling banyak dibaca, bersama dengan Academic Ranking of World Universities dan Times Higher Education World University Rankings. "Capaian akan jauh lebih tinggi lagi ketika kita membuat level di Asia Tenggara," ujarnya.
Baca Juga: Sama-sama Universitas Negeri, Ini Perbedaan PTN dan PTKIN
Kemenag dalam hal ini Direktorat PTKI akan terus mendorong PTKIN lainnya untuk mengikuti jejak pendahulunya bertengger di pemeringkatan internasional. Dorongan ini tak hanya isapan jempol belaka. Melalui Direktorat PTKI, Kemenag senantiasa meningkatkan pelayanan guna menyukseskan hal tersebut. Di antaranya menargetkan menggelar proyek percontohan bagi delapan UIN lainnya untuk mendukung upaya internasionalisasi PTKIN ini.
27 PTKNI dengan APT Unggul tersebut adalah UIN Yogyakarta, UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Bandung, UIN Makassar, UIN Jakarta, UIN Semarang, UIN Aceh, UIN Palembang, UIN Surakarta, UIN Pekalongan, IAIN Manado, UIN Lampung, UIN Mataram, UIN KHAS Jember, UIN SAIZU Purwokerto, UIN Tulungagung, UIN Riau, UIN Sumatera Utara, IAIN Ponorogo, UIN Padang, UIN Salatiga, UIN Batusangkar, UIN Banjarmasin, UIN Samarinda, dan UIN Jambi.
Rekognisi Internasional
Dengan capaian gemilang di dalam negeri, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat PTKI enggan berpuas dengan terus mendorong PTKIN untuk meningkatkan reputasi hingga gayung pun bersambut. Dua PTKIN di bawah Kementerian Agama di kancah internasional kini mulai diakui.
Quacquarelli Symonds World Iniversity Rankings (QS-WUR) mencatatkan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta 751-800 untuk level Asia, sementara UIN Malik Ibrahim Malang pada peringkat 901 di level yang sama. Capaian ini cukup membanggakan mengingat QS-WUR merupakan salah satu peringkat internasional yang paling banyak dibaca, bersama dengan Academic Ranking of World Universities dan Times Higher Education World University Rankings. "Capaian akan jauh lebih tinggi lagi ketika kita membuat level di Asia Tenggara," ujarnya.
Baca Juga: Sama-sama Universitas Negeri, Ini Perbedaan PTN dan PTKIN
Kemenag dalam hal ini Direktorat PTKI akan terus mendorong PTKIN lainnya untuk mengikuti jejak pendahulunya bertengger di pemeringkatan internasional. Dorongan ini tak hanya isapan jempol belaka. Melalui Direktorat PTKI, Kemenag senantiasa meningkatkan pelayanan guna menyukseskan hal tersebut. Di antaranya menargetkan menggelar proyek percontohan bagi delapan UIN lainnya untuk mendukung upaya internasionalisasi PTKIN ini.
Lihat Juga :