Hebat, Mahasiswa Ini Rancang Pengaman Motor Anti Maling dengan Android
Rabu, 02 September 2020 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Pada rancang sistemnya, Yanis memadukan sistem android dengan fungsi dari mikrokontroler dari Arduino Mega 2560, module HC-05 dan Module SIM800L pada aplikasi android. Android dan Mikrokontroler Arduino Mega 2560 akan menjadi pengatur, baik masukan untuk mengakses module relay, motor servo untuk membuka kunci, menyalakan, mengunci hingga mematikan sepeda motor.
Sedangkan module Bluetooth berguna untuk keamanan dari sepeda motor. Ketika sambungan Bluetooth terputus, maka sepeda motor akan otomatis mati. Module GPS sendiri pada projek ini mempunyai fungsi untuk memberitahukan letak koordinat sepeda motor yang diakses melalui module SIM800L ke aplikasi android. Aplikasi android pengaman motor ini ia beri nama “Yanis Security Solutions”. (Baca juga: September, LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Khusus Pendidikan dan Kesehatan )
Dari hasil percobaan yang ia lakukan, rancang sistem telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Namun, masih ada beberapa permasalahan yang ada, misalnya percobaan respon pada tombol aplikasi.
“Ketika diklik pencarian bluetooth dan eksekusi modul Bluetooth di Arduino, dengan delay 3-4 detik, harus berjarak 9 meter dari alat. Lebih dari itu tidak bisa menemukan jaringan Bluetooth,” jelas Yanis.
Sementara untuk module relay dan aplikasi bisa dioperasikan dengan baik. Untuk pengembangan alat, Yanis menyarankan supaya alat dapat dikembangkan dengan sistem yang lebih baik, misalnya tempat yang cocok dan aman untuk menempelkan alat tersebut.
Sedangkan module Bluetooth berguna untuk keamanan dari sepeda motor. Ketika sambungan Bluetooth terputus, maka sepeda motor akan otomatis mati. Module GPS sendiri pada projek ini mempunyai fungsi untuk memberitahukan letak koordinat sepeda motor yang diakses melalui module SIM800L ke aplikasi android. Aplikasi android pengaman motor ini ia beri nama “Yanis Security Solutions”. (Baca juga: September, LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Khusus Pendidikan dan Kesehatan )
Dari hasil percobaan yang ia lakukan, rancang sistem telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Namun, masih ada beberapa permasalahan yang ada, misalnya percobaan respon pada tombol aplikasi.
“Ketika diklik pencarian bluetooth dan eksekusi modul Bluetooth di Arduino, dengan delay 3-4 detik, harus berjarak 9 meter dari alat. Lebih dari itu tidak bisa menemukan jaringan Bluetooth,” jelas Yanis.
Sementara untuk module relay dan aplikasi bisa dioperasikan dengan baik. Untuk pengembangan alat, Yanis menyarankan supaya alat dapat dikembangkan dengan sistem yang lebih baik, misalnya tempat yang cocok dan aman untuk menempelkan alat tersebut.
(mpw)
Lihat Juga :