SD di Nias Viral karena Tidak Ada Guru, Mendikdasmen akan Rekrut Relawan Pendidikan
Senin, 20 Januari 2025 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Sekolah itu hanya bisa diakses dengan jalan berbatu. Guru juga harus menantang bahaya karena harus 13 kali menyeberangi Sungai Na'ai. Waktu tempuh perjalanan ke sekolah dari desa induk menghabiskan waktu 2 jam.
Guru Besar UIN Jakarta itu menjelaskan, penempatan guru untuk jenjang TK hingga SMP merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, sementara untuk jenjang SLTA berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Dalam beberapa kasus, seperti di wilayah di Nias, kementerian telah menurunkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) ke lapangan untuk menangani masalah pendidikan.
Baca juga: Guru SD Bolos Massal di Desa Terpencil Nias Ternyata Tak Terima Tunjangan Khusus
“Kami berharap ada pembicaraan lebih lanjut dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah yang wilayahnya memiliki sekolah-sekolah dengan kondisi geografis sulit,” tambahnya.
Kementerian juga menegaskan bahwa pendekatan terhadap masalah ini tidak hanya berfokus pada persekolahan (schooling), tetapi juga pada penguatan pembelajaran (learning).
Relawan pendidikan nantinya diharapkan menjadi pelengkap dalam memberikan solusi pendidikan, khususnya di wilayah yang tidak dapat dijangkau oleh sistem formal.
Guru Besar UIN Jakarta itu menjelaskan, penempatan guru untuk jenjang TK hingga SMP merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, sementara untuk jenjang SLTA berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Dalam beberapa kasus, seperti di wilayah di Nias, kementerian telah menurunkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) ke lapangan untuk menangani masalah pendidikan.
Baca juga: Guru SD Bolos Massal di Desa Terpencil Nias Ternyata Tak Terima Tunjangan Khusus
“Kami berharap ada pembicaraan lebih lanjut dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah yang wilayahnya memiliki sekolah-sekolah dengan kondisi geografis sulit,” tambahnya.
Kementerian juga menegaskan bahwa pendekatan terhadap masalah ini tidak hanya berfokus pada persekolahan (schooling), tetapi juga pada penguatan pembelajaran (learning).
Relawan pendidikan nantinya diharapkan menjadi pelengkap dalam memberikan solusi pendidikan, khususnya di wilayah yang tidak dapat dijangkau oleh sistem formal.
(nnz)
Lihat Juga :